Nekat Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Aksi Digagalkan Polisi

Ilustrasi

BACAMALANG.COM – Ketenangan warga Jalan Terusan, Gang Bareng, Kelurahan Barang, Kecamatan Klojen, Kota Malang terusik akibat adanya tindakan Berill Cholig Arohman (22) warga Dusun Botoh, Desa Petung Rejo,  Kecamatan Nguntoro, Kabupaten Magetan yang melakukan percobaan bunuh diri, Jumat (7/2/2020) siang.

Berril berusaha mengakhiri hidupnya di dalam kamar sebuah guesthouse. Beruntung, aksi tersebut dipergoki oleh penjaga guesthouse. Penjaga yang curiga, langsung memanggil anggota Bhabinkamtibmas Polsek Klojen untuk menggagalkan aksi percobaan bunuh diri itu. 

Berdasar informasi, penjaga guesthouse Meta dan Tanto mendapatkan kabar dari kakak Beril bernama Harida yang berada di Madiun.

Saat itu, Harida meminta tolong untuk mengetukkan kamar 04 yang ditempati oleh Beril. Namun beberapa kali mengetuk, tidak terdapat jawaban dari Beril. 

Khawatir terjadi sesuatu, selanjutnya mencongkel jendela dan mendapati Beril dalam kondisi pingsan.

Tanto kemudian sempat masuk dan berusaha membangunkan Beril. Namun ketika sadar, lantas Beril langsung mengamuk dengan melempar kursi dan menendang meja. Beril pun juga berusaha melepas alat medis yang ada di dada sebelah kanan korban.

Saat akan dicegah, Beril lantas mengacungkan pisau kepada Tanto. Dari situ, lantas Tanto segera meminta bantuan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bareng, Bripka Lucky Rahadianto yang langsung datang ke lokasi.

Setibanya di lokasi, Bhabinkamtibmas langsung mencoba mencegah aksi tersebut. Namun saat itu pihaknya terkendala pintu kamar yang terkunci dari dalam. Karena tak ingin kehilangan waktu, anggota Bhabinkamtibmas tersebut lantas mendobrak pintu.

Dari situ anggota Bhabinkamtibmas tersebut kemudian berupaya untuk membujuk korban agar tidak melakukan aksi bunuh diri. Tak lama, usah petugas membujuk korban akhirnya membuahkan hasil. Pisau yang ditangan korban kemudian langsung diamankan oleh petugas.

Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengatakan beruntungnya korban masih bisa terselamatkan dan saat ini korban sudah dirawat di RS Lavallete.

“Betul. Tapi beruntung korban masih bisa terselamatkan dan saat ini korban sudah dirawat di RS Lavallete,” jelas Iptu Ni Made Seruni Marhaeni.

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh, latar belakang korban mencoba bunuh diri, diduga karena korban merasa depresi akan riwayat sakit gagal ginjal yang ia derita selama ini, hingga akhirnya ia nekat mencoba bunuh diri. (Had).