Panwascam Poncokusumo Temukan Dugaan Pelanggaran Politik Uang di Karanganyar

Divisi Hukum dan Penindakan, Didik bersama anggota Panwascam Poncokusumo (ist)

BACAMALANG.COM – Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan atau Panwascam Poncokusumo menemukan dugaan pelanggaran politik uang atau money politics di Desa Karanganyar.

Dugaan pelanggaran politik uang terjadi sekitar pukul 23.40 WIB, Senin (7/12/2020). Panwascam Poncokusumo mendapatkan laporan dari salah satu kader PDI Perjuangan Poncokusumo.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Divisi Hukum dan Penindakan Panwascam Poncokusumo, Didik.

“Barang bukti, penerima dan pemberi ditemukan. Sehingga syarat materil dan formil terpenuhi,” kata Didik, Selasa (8/12/2020).

Setelah syarat materil dan formulir terpenuhi, Divisi Hukum dan Penindakan menindaklanjuti dengan melaporkan temuan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Malang.

“Kami mengambil langkah sesuai perundang-undangan. Kami masukkan itu sebagai laporan form A kepada Bawaslu Kabupaten Malang,” terangnya.

Dari hasil rapat pleno tingkat Panwascam Poncokusumo, diketahui bahwa dugaan pelanggaran tersebut memenuhi unsur pelanggaran politik. Sehingga dapat dilakukan proses hukum selanjutnya.

“Sehingga langsung kami lanjutkan ke Bawaslu Kabupaten Malang sebagai temuan dugaan pelanggaran,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Malang, Agus Subyantoro SH membenarkan bahwa laporan yang dilayangkan salah satu kadernya telah di proses di Bawaslu.

“Bawaslu sudah kita konfirmasi, bahwa temuan tersebut benar. Sudah memenuhi syarat. Secara otomatis, namun tidak serta merta, mungkin butuh waktu satu sampai dua hari, untuk Bawaslu melakukan pleno. Setelah pleno di Bawaslu, jika itu memenuhi syarat, bisa dilimpahkan ke Polres untuk proses hukum,” jelas Agus. (mid/yog)