Pasangan SANDI Unggul, Ini Analisa Tim Survei JIP-LSI

Foto: Zunita Sari dan Dito Arief saat menyampaikan hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Malang di Hotel Ijen Suites, Rabu (9/12/2020). (ned)

BACAMALANG.COM – Analis Jaringan Isu Publik (JIP)- LSI Denny JA, Dito Arief mengatakan, persaingan dalam Pilkada Kabupaten Malang kali ini sangat ketat.

“Sebuah kejutan dari Latifah- Didik Budi Mulyono (Ladub) sebagai penantang, karena hanya dalam 2-3 bulan dapat menyusul petahana, ” ungkapnya saat konferensi pers hasil pilkada Kabupaten Malang di Hotel Ijen Suite Malang, Rabu (9/12/2020).

Dikatakan Dito, hal ini menunjukkan adanya suara perubahan dari penantang. “Namun petahana diuntungkan dengan terdistribusinya suara dari penantang karena lebih dari satu, yakni adanya pasangan Heri Cahyono dan Gunadi Handoko (Malang Jejeg),” paparnya.

Dito juga melihat partisipasi pemilih (voter’s turn out) dalam pilkada kali hanya sebesar 58,81 persen, yang jauh di bawah target KPU yakni 70 persen.

“Salah satunya faktor pandemi, serta geografis, karena 260 relawan yang diterjunkan ada beberapa yang mengalami kendala teknis karena luasnya wilayah Kabupaten Malang,” urainya.

Dito mengungkapkan, hasil dari JIP-LSI ini bukanlah hasil resmi.
“Hasil resminya tentu masih menunggu dari KPU dan segala sesuatu masih bisa terjadi,” imbuhnya.

Dito mengatakan, pihaknya juga menghormati hasil dari lembaga survei lainnya. Pasangan M Sanusi Didik Gatot Subroto unggul dengan 45,99 % dari hasil quick count yang dihimpun Lingkaran Survei Indonesia ( LSI Denny JA) dan Jaringan Isu Publik (JIP) ini.

Pasangan petahana ini unggul dari pasangan Latifah- Didik Budi Mulyono (Ladub) dengan perolehan 41,60 % suara, serta pasangan Heri Cahyono – Gunadi Handoko yang mendapat suara sebanyak 12,41 %. Hasil ini disampaikan Zunita Sari dari tim Riset LSI- JIP saat mendampingi Dito Arief dalam konferensi pers hasil pilkada Kabupaten Malang. (ned)