PDDI Kabupaten Malang Dorong Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen, Respon Lonjakan Kasus

Caption : Didik Gatot Subroto. (ist)

BACAMALANG.COM – Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kabupaten Malang mendorong penyintas Covid donor Plasma Konvalesen, merespon adanya lonjakan kasus terinfeksi Covid 19.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dan Batu untuk agenda ajakan donor Plasma Konvalesen ini,” ungkap
Ketua PDDI Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto.

Seperti diketahui, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kabupaten Malang mengajak penyintas Covid-19 alias orang yang sembuh dari Covid-19 untuk melakukan donor Plasma Konvalesen untuk membantu pasien positif Covid-19.

Ketua PDDI Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan ajakan donor Plasma Konvalesen itu sudah dilakukannya dengan cara menyebar kuesioner di Rumah Sakit Rujukan Covid-19.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Malang itu berharap kuesioner yang disebar itu mendapat respon dari pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, sehingga bersedia mendonorkan Plasma Konvalesennya.

“Kuesioner yang disebar itu diantaranya berisi nama, usia, berat badan, golongan darah dan ketersediaan mereka mendonorkan plasma sebagai persyaratan,” terangnya.

Donor plasma itu nantinya akan diberikan kepada warga yang membutuhkan, sebab selama ini tengah sulit untuk mendapatkan Plasma Konvalesen. Diketahui, Saat ini untuk donor Plasma Konvalesen baru bisa dilakukan di UTD PMI Kota Malang dan UTD RSSA Malang.

“Kami sudah koordinasi, nanti warga yang pernah positif dirawat di RS akan diakomodir dan diberikan kuesioner itu,” tegas Didik.

Politisi PDIP itu yakin kuesioner yang disebar, baik secara online maupun offline itu, bisa menanggulangi sulitnya keluarga pasien positif untuk mendapatkan Plasma Konvalesen sesuai golongan darah masing-masing.

“UTD PMI Kabupaten Malang memang belum punya alatnya, nanti saya akan sampaikan agar disupport anggaran Pemerintah Kabupaten Malang untuk membeli peralatan itu,” pungkasnya. (*/had)