Peduli Masyarakat Terdampak PPKM, Ketua Fraksi NasDem: Mas Dewa Bagikan 2100 Paket Nasi

Caption : Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, ST.,M.Sos. (ist)

BACAMALANG.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) merupakan kebijakan Pemerintah Indonesia sejak awal tahun 2021 untuk menangani pandemi COVID-19 di Indonesia. Sebelum pelaksanaan PPKM, pemerintah telah melaksanakan pembatasan sosial berskala besar yang berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia.

Disusul kemudian, diberlakukannya PPKM Darurat. PPKM darurat menjadi kebijakan Presiden Joko Widodo setelah melihat melonjaknya kasus Covid-19 pada bulan Juni 2021 ini. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 3 Juli – 20 Juli 2021 dengan fokus diterapkan di Jawa-Bali.

PPKM darurat yang diberlakukan oleh pemerintah, memberikan konsekuensi baik pembatasan dilarangnya warung untuk makan di tempat, hingga pembatasan pada beberapa sektor kerja. Hal ini menjadikan beberapa omset warung maupun UMKM turun, hingga beberapa masyarakat terdampak dengan dirumahkan dengan gaji yang berkurang, tanpa digaji hingga berujung PHK.

Melihat konsekuensi tersebut, Partai NasDem menginstruksikan kader-kadernya untuk berbuat langsung untuk masyarakat. Pada masa akhir pemberlakuan PPKM Darurat, anggota DPR RI H.Kresna Dewanata Phrosakh, SH., M.Sos dapil MAlang Raya membagikan 2100 paket nasi untuk masyarakat.

“Pada tanggal 17 hingga 19 Juli, Mas Dewa (panggilan H.Kresna Dewanata Phrosakh, SH., M.Sos) membagikan 2100 paket nasi bungkus di wilayah Malang. Paket nasi sengaja dibeli langsung dari warung maupun UMKM yang terdampak pandemi dan pemberlakuan PPKM Darurat. Paket nasi kemudian Kita bagikan untuk masyarakat terdampak maupun beberapa keluarga yang sedang isoman (isolasi mandiri),” papar Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, ST.,M.Sos, yang turut hadir membagikan paket nasi untuk masyarakat.

Pasha (panggilan akrab Amarta Faza, ST.,M.Sos) menuturkan, pihaknya menghimbau semua pihak kompak mengatasi permasalahan ini.

“Kita bersama harus bahu-membahu semampu Kita untuk menghadapi pandemi Covid 19. Pemerintah tentu memahami betapa besar dampak PPKM Darurat ini pada masyarakat khususnya dari sisi ekonomi, tapi beberapa langkah memang perlu ditempuh, untuk mengurangi lonjakan kasus Covid 19 pada beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (had)