Peduli Sesama di Tengah Pandemi, Pria Bertato di Kota Malang Ini Rutin Berbagi Nasi Bungkus

Foto: Aksi pria bertato bagikan nasi kotak di jantung Kota Malang. (bm)

BACAMALANG.COM – Rasa solidaritas di tengah pandemi saat ini semakin meningkat. Kiprah Koko Candukelir misalnya, seorang tattoo artist dari Mergosono Kota Malang ini rutin melakukan donasi Nasbung (nasi bungkus). Sasaran aksinya adalah orang-orang kurang beruntung yang ada di seputaran Kota Malang.

Sasarane wong-wong sing turu ndek dalan sam (orang-orang yang tidur di pinggiran jalan). Kadang aku muter nemu wong turu ndek becak yo tak kei (kadang menemukan orang yang tidur di becak juga dikasih nasbung). Masio mek 10 bungkus aku yo budal keliling gowo sepeda sam (meski terkumpul hanya 10 nasbung saya tetap berangkat membagikan naik sepeda motor),” pungkasnya.

Ia menjelaskan, gerakan ini dinamakan “Pandemi” yang artinya pawon ademe ati. “Saya berkerjasama dengan semua kalangan masyarakat dengan mengumpulkan donasi berupa nasi bungkus,” tegas Koko Candukelir.

Foto: Aksi Koko Tjandukelir. (ist)

Menghadapi masa pendemi ini, lanjut dia, memang harus terus berpikir positif dan memotivasi diri sendiri. “Selalu berpikir bahwa pandemi ini akan berakhir dan kehidupan akan kembali normal. Tetap jaga semangat, bahkan dalam situasi paling kacau sekalipun,” tuturnya.

Menurutnya, membantu sesama tidak harus menunggu menjadi kaya dan merangkul tidak harus satu darah. “Boleh pasrah tapi jangan menyerah! Karena selalu ada mentari baru di setiap pagi, dan selalu ada kesempatan baru pula di setiap harinya,” katanya.

Ia pun berharap, semakin banyak pihak-pihak yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang digagasnya ini. “Semoga menjadi agenda rutin mingguan untuk orang-orang yang membutuhkan dan tepat sasaran,” ucap pria bertattoo penghobi custom culture ini. (yog/had)