Pelaksanaan PPKM, Walikota Malang Perkuat Kampung Tangguh

Wali Kota Malang Sutiaji saat mengikuti rapat Koordinasi Pengendalian Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara virtual. (hum)

BACAMALANG.COM – Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan akan memperkuat kampung tangguh selama penerapan kegiatan Pengendalian Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang. Kampung Tangguh  dinilai efektif mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Kampung tangguh dapat merespon dengan cepat munculnya klaster baru untuk menekan penyebaran Covid-19,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, Senin (11/1/2021).

Menurut Sutiaji, peran kampung tangguh itu juga sebagai sarana untuk menyukseskan PPKM. Apalagi, PPKM dilaksanakan dengan beberapa modifikasi sesuai kearifan lokal. “Forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah) Kota Malang juga telah berkomitmen untuk memperkuat kembali peran kampung tangguh,” tandasnya.

Ia menjelaskan selama PPKM aturan yang diterapkan di Kota Malang salah satunya pengaturan jam beroperasi rumah makan, resto, kafe dan mal yang diizinkan beroperasi sampai dengan pukul 20.00 WIB. Hal tersebut juga berlaku untuk aktivitas masyarakat lainnya. “Pertimbangannya adalah selain memikirkan sektor usaha, saat ini salat Isya masuk di pukul 19.11 WIB, sehingga tidak bisa kami mengakhiri jam aktivitas masyarakat pukul 19.00 sesuai Instruksi Mendagri, karena masyarakat pasti masih beribadah di masjid” urainya.

Sutiaji berharap PPKM yang dilaksanakan selama 14 hari ke depan dapat berjalan optimal. “Saya mengimbau masyarakat untuk menaati aturan tersebut, agar PPKM kali ini dapat berjalan dengan sukses sehingga setelah masa berlakunya berakhir kita semua dapat menuai hasil positif” tegasnya.

Sedangkan keberadaan kampung tangguh di Kota Malang merupakan kampung yang dibentuk di sejumlah RW saat awal pandemi 2019 di wilayah Kota Malang. Peran kampung tangguh yakni untuk menumbuhkan rasa gotong-royong dan kebersamaan mulai kesehatan, keamanan lingkungan sampai ketahanan pangan selama menghadapi kasus Covid-19.

Selain itu, program kampung tangguh juga untuk mengajak masyarakat menerapkan budaya kebersihan dan kesehatan di kampungnya masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan ketat. Termasuk penanganan kasus Covid-19 secara mandiri di masyarakat. (adv/lis/red)