Pembangunan Huntara Korban Semeru Dimulai, Sumbangan Rp 650 Juta Diserahkan

Caption : Simbolis pembangunan Huntara dimulai. (ist)

BACAMALANG.COM – Pembangunan hunian sementara (Huntara) korban erupsi Gunung Semeru dimulai dengan ditandai pencangkulan pertama oleh Menkopolhukam RI Mahfud MD.

Dalam kesempatan ini, Gus Miftah juga berpartisipasi dengan memberikan sumbangan Rp 650 juta untuk pembangunan Huntara di lahan relokasi Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Ini merupakan ‘pencangkulan pertama’ menandai dimulainya pengerjaan pembangunan hunian sementara,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq), Jumat (17/12/2021).

Pembangunan Huntara ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Penggunaan Kawasan Hutan (PKH), yang berisi persetujuan penggunaan lahan milik Perhutani seluas 90,98 hektare sesuai SK Nomor 1256/MENLHK/ SETJEN/ PLA:/12/2021. Lokasi relokasi diputuskan di Desa Sumbermujur Candipuro seluas 79,6 hektare dan Desa Oro-oro Ombo Pronojiwo kurang lebih 8 hektare.

Selain itu, disampaikan Cak Thoriq, bahwa konsep pembangunan huntara dibangun di lokasi yang sama dengan hunian tetap (huntap), hanya saja peletakannya di bagian belakang. Sehingga ketika hunian tetap dibangun oleh pemerintah pusat, masyarakat tidak perlu pindah.

Sementara itu, Gus Miftah menyebut bahwa sumbangan yang diserahkan berasal dari santri-santrinya di Pondok Pesantren Ora Aji. Sumbangan yang ia berikan merupakan bentuk empati dan rasa cinta para santrinya untuk masyarakat Lumajang.

“Karena kalau rumah urusan pemerintah dan huntara bisa dibantu masyarakat, maka hari ini saya mewakili Pondok Pesantren Ora Aji dan Ngaji di Telkom Enterprise alhamdulillah bisa membawa sumbangan Rp 650 Juta,” tukasnya. (*/had)