Pembunuhan Gemparkan Gondanglegi, Mantan Suami Serahkan Diri ke Polisi

ilustrasi pembunuhan. (ist)

BACAMALANG.COM – Diduga mencekik mantan istri hingga tewas, pelaku pembunuhan di Gondanglegi Kulon Ali Muddin (38) akhirnya menyerahkan diri.

Dari pemerriksaan intensif polisi terungkap jika motif pembunuhan diduga pelaku curiga mantan istri berselingkuh.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar kepada awak media mengatakan kejadian berawal saat korban Wiwik (30) yang baru saja cerai 18 Mei 2021 dengan pelaku, pergi keluar berdua.

Keduanya berkunjung ke rumah kerabat pelaku di Dusun Krajan Desa Gondanglegi Kulon. Sesampainya disana, keduanya malah cek-cok.

Ternyata, rumah itu milik kerabat pelaku. Makanya dia bisa masuk ke rumah kosong tersebut. Sebelum terjadi pembunuhan, antara keduanya terlibat pertengkaran.

“Cek-cok disebabkan pelaku curiga pada korban melakukan selingkuh. Namun dari keterangan tersangka, korban bersikukuh tidak mengaku. Hingga cek-cok makin memanas. Berujung pada kematian korban sekitar pukul 17.21 WIB,” terangnya

“Mereka bertengkar, hingga baku pukul. Lalu pelaku mencekik korban, hingga duduk tak berdaya. Akhirnya tewas,” tegas Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar.

Peristiwa tragis ini sempat menjadikan suasana gempar, karena warga sekitar TKP dan warga yang melintas berkerumun ingin mengetahui ada kejadian apa di rumah kosong yang sedang proses dijual tersebut.

Berdasarkan informasi, diketahui pernikahan Ali dan Wiwik, telah dianugerahi dua anak yang masih kecil. Itulah yang menjadi alasan keduanya masih sering pergi berdua. Meskipun, sudah dalam proses perceraian.

Mereka berdua masih sering jalan berdua. Padahal sudah dalam proses perceraian. Hingga akhirnya, surat cerai mereka keluar pada tanggal 18 Mei 2021.

Korban diketahui tewas dengan bekas luka cekikan. “Pelaku kami amankan. Pelaku disangkakan pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3. Tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa,” tukas Kapolres mengakhiri.(*/had).