Penyekatan Mudik Lebaran, Pemkot Malang Fokus Jalur Tikus

Foto: Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji. (Hum)

BACAMALANG.COM – Momen mudik lebaran pertengahan Mei 2021 nanti, menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk melakukan penyekatan kendaraan pada jalur-jalur alternatif atau jalur tikus. Langkah tersebut diambil karena secara geografis Kota Malang tidak berbatasan secara langsung dengan daerah di luar Malang Raya.

“Titik-titik utama itu sudah disekat oleh Kabupaten Malang dan Kota Batu. Jadi kami cenderung ke titik-titik yang masuk kategori jalur alternatif atau jalur tikus,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Kamis (22/4/2021).

Untuk titik-titik jalur tikus yang akan dilakukan penyekatan saat mudik lebaran nanti, kata Sutiaji, masih akan dibahas dalam rapat koordinasi antar Forkopimda se-Malang Raya. Ia mengatakan rapat koordinasi kemungkinan akan digelar pada pekan depan. Sehingga harapannya nanti mengurangi orang yang nekat mudik,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sutiaji, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro harus tetap dikuatkan agar kedatangan orang dari luar Malang bisa terdeteksi.

Untuk diketahui, pemerintah sendiri sudah mengeluarkan adendum atau klausul tambahan dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Dalam adendum tersebut ditetapkan larangan mudik lebaran 2021 dimulai pada 22 April hingga 5 Mei 2021 dan H+7 peniadaan mudik lebaran dimulai pada 18 Mei hingga 24 Mei 2021. (adv/lis)