Perangi PMK, Pemerintah Kerahkan 18.407 Vaksinator ke 19 Provinsi Terdampak

Pemerintah kerahkan 18.407 vaksinator ke 19 provinsi terdampak PMK. (ist)

BACAMALANG.COM – Dalam upaya penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia, Pemerintah mengerahkan 18.407 petugas vaksinator ke 19 Provinsi yang tertular.

“Saat ini ada 18.407 petugas vaksinator di 19 provinsi yang tertular PMK,” kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri baru-baru ini.

Sekilas info, Kementerian Pertanian RI memastikan pelaksanaan vaksinasi dan penandaan ternak sudah dilakukan sebagai bagian dari pencegahan wabah penyakit mulut dan kuku.

Data terkait vaksinasi tersebut ditampilkan secara realtime secara online di laman siagapmk.id.

Vaksinator tersebut terdiri dari 3-5 orang petugas yang terdiri dari dokter hewan dan paramedik, dan pencatat data (data encoder).

Untuk sebaran PMK, sementara ini, PMK menyebar di 19 provinsi dan 213 kabupaten/kota. Berdasarkan data per 22 Juni di laman siagapmk.id, jumlah hewan sakit sebanyak 223,104 ekor, jumlah hewan yang sembuh sebanyak 70.445 ekor, jumlah hewan potong bersyarat sebanyak 1.971 ekor, serta jumlah hewan mati sebanyak 1.262 ekor.

Kemudian, untuk sisa kasus atau hewan yang belum sembuh ada 149.426 ekor. Sedangkan vaksinasi sudah dilakukan ke 1.932 ekor ternak.

Sementara itu untuk daerah yang tertular antara lain di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, D.I Yogyakarta, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Banten, Jambi, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan Bengkulu.

Terkait Vaksinasi, dalam upaya menangani kasus PMK ini, pemerintah menyiapkan anggaran pengadaan total 3 juta dosis Vaksin PMK dengan mengimpor dari Perancis.

Untuk tahap satu, ada 10.000 dosis vaksin yang tiba pada hari Minggu 12 juni 2022 melalui Bandara Soekarno-Hatta. Disusul tahap dua, ada 800.000 dosis vaksin PMK yang tiba pada Jumat (17/6/2022) lalu.(*/had)