Perekonomian Terganggu Kebijakan Penyekatan, Walikota Malang Lebih Sepakat PPKM

Foto: Petugas gabungan melakukan penyekatan di exit tol Madyopuro, Jumat (14/5/2021). (ist)

BACAMALANG.COM – Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku tidak setuju dengan perpanjangan penyekatan di Kota Malang yang berlangsung sampai 30 Mei 2021 mendatang. Pasalnya, dampak besar dengan adanya penyekatan adalah terkait dengan sektor ekonomi.

“Sebenarnya saya tidak setuju (penyekatan), karena membuat pertumbuhan ekonomi di Kota Malang menjadi kurang maksimal,” ungkap Sutiaji, Kamis (27/5/2021).

Padahal, terang dia, setiap daerah ditarget agar rasio pertumbuhan ekonomi bisa surplus di tahun 2021. Hal ini sesuai arahan dari Presiden Jokowi yang telah menargetkan pertumbuhan ekonomi naik 7 persen pada kwartal kedua.

Untuk itu, pihaknya lebih ingin PPKM Mikro yang kini sudah diberlakukan secara nasional di Indonesia lebih dikuatkan. “Jadi saya minta memang PPKM dikuatkan untuk membuka peluang ekonomi agar bisa tetap jalan,” terangnya.

Ia pun berharap, penyekatan yang dimulai pada sebelum Lebaran kemarin bisa berakhir pada akhir Mei 2021 dan tidak ada perpanjangan karena ekonomi sudah mulai bergerak.

“Saya InsyaAllah ada upaya untuk berdiskusi kembali besok atau nanti telepon pak Dirjen dalam negeri,” jelas orang nomor satu di Kota Malang ini. (adv/lis/red)