Peringatan Hari Kelahiran Pancasila, Begini Kata Kepala Daerah di Malang Raya

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Kabupaten Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Peringatan tanggal 1 Juni sebagai hari kelahiran dasar negara NKRI Pancasila di Malang Raya berlangsung khidmat dan patriotik.

Bupati Malang Drs. H .M. Sanusi, M.M bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M beserta sejumlah Jajaran Kepala OPD Kabupaten Malang turut hadir juga Anggota DPRD Provinsi Jatim Sri Untari, Dandim 0818 Malang – Batu beserta Kapolres Malang ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021.

Mengenakan pakaian adat, dengan khidmat,Bupati Malang Drs. H .M. Sanusi, M.M dan jajarannya mengikuti upacara melalui video conference di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (1/6) pagi.

Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni tersebut, di inisiasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP dan dimulai sejak pukul 07.45 WIB secara online dan dapat diakses melalui siaran langsung di kanal YouTube Dinas Kominfo Kabupaten Malang.

Upacara yang digelar secara virtual tersebut, dihadiri pejabat negara dari tempat berbeda. Didahului dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo, lalu Ketua DPR Puan Maharani yang membacakan teks UUD 1945. Kemudian dilanjutkan dengan amanat Presiden Joko Widodo selaku Inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Presiden RI mengatakan walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan, namun masih banyak tantangan yang dihadapi. “Peringatan hari lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang republik Indonesia ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan,” ujar Presiden Jokowi dalam amanatnya.

Sesuai dengan pesan presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan.

Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, Bupati Malang menerima bantuan dari Kemensos RI dalam rangka penanganan bencana alam di Kabupaten Malang sebuah 1 Unit Mobil Water Treatment yakni Penjernihan Air Keruh menjadi Layak Konsumsi. Sehubungan dengan kegiatan tersebut Bupati Malang diminta untuk menyerahkan secara simbolis kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang.

Kenakan Tulang Bawang

Di momen upacara Hari Lahir Pancasila kali ini, Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi menggunakan baju adat Tulang Bawang dari Lampung. Baju adat yang dipilih adalah baju Adat Pepadun yang identik warna Putih.

Baju adat ini biasanya dipergunakan untuk pesta pernikahan dan acara-acara adat lainnya. Wali Kota juga menggunakan Siger atau Sigor, mahkota emas khas Lampung sebagai hiasan kepala. Mahkota ini melambangkan keagungan adat budaya Lampung, pada Siger terdapat Seraja Bulan.

“Sama seperti Presiden dan semua Menteri memakai baju daerah, hari ini saya menggunakan baju adat Lampung. Momen Upacara Hari Pancasila ini kita pergunakan untuk melestarikan, mengenalkan baju adat kita kepada generasi muda,” ujar Dewanti Rumpoko.

Menggunakan pakaian adat ini menunjukkan bahwa budaya kita sangat kaya, dengan beragam adat istiadat. “Hari Lahir Pancasila ini merupakan kesempatan kita untuk mengenalkan budaya kita kepada para generasi muda,” ujar Dra Hj Dewanti.

Kenakan Baju Malangan

Sementara itu, dengan mengenakan busana khas Malangan, Walikota Malang Drs. H Sutiaji mengikuti upacara. Pemkot berencana untuk mendengungkan lagu kebangsaan hingga teks Pancasila di kantor pemerintahan maupun Swasta.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk peningkatan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, bisa diingat dan diterapkan pada kehidupan sehari-hari khususnya masyarakat Kota Malang.

“Lagu kebangsaan akan kami dengungkan di kantor-kantor pemerintah, kantor swasta supaya nilai-nilai Pancasila ini bukan hanya kita hanya bisa menyebut, tapi bisa dilakukan dalam kehidupan,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji. (had)