Peringati HUT TNI, Tim Serbuan Vaksinasi Lanud Abd Saleh Laksanakan di 5 Titik

Vaksinasi oleh Tim Serbuan Vaksin Lanud Abd Saleh. (Ist)

BACAMALANG.COM – Memperingati Hari Ulang Tahun TNI ke-76, Tim “Serbuan Vaksinasi” TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh menggelar vaksinasi di lima lokasi dengan jenis vaksin yang digunakan adalah sinovac untuk dosis kedua dan pertama. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara TNI AU, TNI AD, serta TNI AL, Rabu (6/10/2021).

Kepala Dinas Operasi Lanud Abdulrachman Saleh Kolonel Pnb Subhan, S.T.,M.A.P., menyampaikan lima titik tersebut ialah Desa Candirenggo dan Randu Agung yang berada di Kecamatan Singosari, di Kecamatan Wajak, Kecamatan Poncokusumo dan Kecamatan Kalipare.

Pada pelaksanaan serbuan vaksinasi oleh Tim Serbuan Vaksinasi Lanud Abdulrachman Saleh di Kelurahan Candirenggo, Singosari juga ditinjau oleh Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos.,M.Han.

Dalam kegiatan itu, Danlanud yang didampingi Kadisops Lanud Abd Saleh, Dandenkesyah Malang Letkol CKM dr Maksum, Sp.B, perwakilan perwira Kesehatan dari Lanal Malang dan Mariati sebagai Lurah Candirenggo melaksanakan vicon dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto yang menanyakan pelaksanaan vaksinasi oleh Tim Serbuan Vaksinasi TNI di Malang Raya.

Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan vaksin oleh prajurit TNI di Malang. Dia berharap ke depan serbuan vaksinasi di Malang Raya terus dilaksanakan.

Untuk itu, Kolonel Pnb Subhan, S.T.,M.A.P., sebagai Dansatgas covid-19 Lanud Abd Saleh akan berupaya untuk melaksanakan serbuan vaksinasi secara terus-menerus bagi masyarakat Malang yang membutuhkannya.

Ditambahkannya dalam sehari pelaksanaan vaksin oleh prajurit TNI dan nakes dari beberapa Puskesmas berhasil divaksin sebanyak 3.378 orang dari 3.459 orang yang mendaftar dengan melibatkan 144 vaksinator.

Dari total 3.378 orang yang berhasil divaksin tersebut, 1.060 orang divaksin di Kelurahan Candirenggo, 340 di Randu Agung, 432 di Wajak, 1026 di Poncokusumo dan 520 orang di Kalipare. (Lis/red)