Perkara Lahan Warga dengan PT Sari Bahari Akhirnya Masuk Sidang Pembuktian

Ketua Kuasa Hukum penggugat Agus Subiyantoro SH (baju batik) bersama tim saat berada di PN Kabupaten Malang (ist)

BACAMALANG.COM – Perkara sengketa lahan di Desa Asrikaton Kecamatan Pakis antara PT Sari Bahari dengan Dian Lestari warga Desa Watugede Singosari akhirnya masuk ke meja hijau.

Hari ini, bertempat di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Kabupaten Malang, perkara sengketa lahan tersebut dilanjutkan. Agenda sidang yaitu pembuktian yang diajukan oleh pihak penggugat dalam hal ini kubu Dian Lestari.

Pihak penggugat diwakili oleh kuasa hukum yang diketuai oleh Agus Subiyantoro SH, bersama tim, Achmad Hussairi, Ari Hariadi dan Abraham Gunawan. Sementara pihak tergugat dalam hal ini PT Sari Bahari juga diwakili kuasa hukumnya, Sulistyowati dari Kantor Hukum Dr Budi Kusumaning Atik.

“Agenda pembuktian ini sebenarnya sudah harus disidangkan pada Rabu 21 Juli atau minggu lalu. Akan tetapi karena penasehat hukum dari PT Sari Bahari tidak hadir maka sidang ditunda pada hari ini,” kata Agus Subiyantoro, Rabu (28/7/2021).

Agus membeberkan, bukti surat yang disampaikan pihaknya meliputi, identitas penggugat, Sertifikat Hak Milik, Appraisal, foto satelit lokasi atau denah obyek, foto pagar tembok yang menutupi obyek sengketa dan bukti percakapan antara pihak penggugat dengan tergugat.

“Agenda selanjutnya adalah pemeriksaan saksi-saksi dari penggugat, dan bukti surat dari tergugat yang akan dilaksanakan Rabu 4 Agustus atau minggu depan. Sementara untuk agenda pemeriksaan setempat atau PS diagendakan setelah pemeriksaan alat bukti surat dan saksi,” terang Agus.

Masih dalam rangkaian sidang hari ini, Agus bilang, Ketua Majelis Hakim pemeriksa perkara yang memimpin jalannya sidang kembali menanyakan perihal kemungkinan damai dari kedua belah pihak.

“Mengenai itu kami menyerahkan kepada penasehat hukum tergugat,” Agus mengakhiri. (mid/red)