Perkenalkan Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan, UB Sosialisasikan MARUTAARKA

Caption : Pemasangan instalasi Marutaarka. (ist)

BACAMALANG.COM – Menumbuhkan (membangkitkan) kesadaran masyarakat akan pentingnya energi ramah lingkungan dengan memanfaatkan potensi alam sekitar menjadi tantangan menarik bagi kalangan akademisi.

Karenanya, seiring munculnya pandemi dan tumbuhnya sikap kepedulian terhadap sesama, akademisi berlomba untuk mewujudkan kepedulian senada dengan tri dharma perguruan tinggi ketiga yakni pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu sektor yang membutuhkan perhatian bersama adalah ketersediaan energi listrik atau pembangkit listrik (PL) yang bersifat murah, ramah lingkungan, praktis yang berteknologi tepat guna.

“Kami berupaya berlomba dalam kebaikan seiring adanya pandemi yang Alhamdulillah melandai. Kami melihat rakyat banyak terdampak pandemi. Mereka butuh peningkatan perekonomian. Salah satu yang bisa diupayakan adalah pemenuhan kebutuhan secara mendasar dulu yakni penyediaan listrik dengan teknologi ramah lingkungan yang berbiaya terjangkau,” tegas Direktur UB (Universitas Brawijaya) Tech, Eka Maulana, Kamis (7/10/2021).

Seperti diketahui, kini UB Tech yang berada di bawah naungan UB, mempunyai produk instalasi penyedia listrik berbasis energi angin dan matahari (Surya) yang biasa dinamakan Marutaarka (bahasa Jawa-Sansekerta).

Untuk tahap perdana telah dilakukan pemasangan instalasi di Desa sekitar Tambakrejo Sumbermanjing Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Terkait rencana selanjutnya terkait Marutaarka, Eka Maulana, mengatakan pihaknya melakukan pengembangan dan implementasi produk yang variatif dan berkapasitas sesuai kebutuhan. “Bisa dijual massif dan siap digunakan skala besar karena sudah terdaftar di hak kekayaan intelektual,” tuturnya.

Dikatakannya pihaknya berupaya menempatkan posisi berimbang antara pemberdayaan masyarakat dengan sisi komersil.

“Untuk pemberdayaan masyarakat lebih ke arah proses kebermanfaatan produk ini melalui program green energy. Sementara di sisi lain produk ini siap untuk dikomersilkan jika ada yang memerlukan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, jika saat ini sudah banyak peminat. Sudah ada beberapa lembaga ataupun perorangan yang memesan produk ini untuk digunakan di daerah pelosok atau yang tidak terjangkau aliran listrik, terutama daerah terpencil dan kepulauan yang saat ini rata-rata masih memanfaatkan pembangkit listrik dari diesel.

Ia menjelaskan tentang tantangan di masyarakat. “Tantangan dalam produk ini adalah membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya energi ramah lingkungan yang memanfaatkan potensi alam sekitar. InshaAllah produk ini menjadi solusi tepat di lapisan masyarakat yang betul-betul membutuhkan dengan biaya ringan,” pungkasnya.

Bagi yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Marutaarka ini bisa menghubungi 0858-5518-6610 dan 0856-4958-9668. Atau mampir di IG
https://www.instagram.com/p/CUuQaGspKV8/?utm_medium=copy_link. (had)