Persiapan Jelang Satu Abad NU, 10 Ribu Kader GP Ansor Ikuti Apel Merah Putih di Turen

Apel 10 Ribu Kader Ansor di Turen jelang peringatan 1 Abad NU. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebanyak 10 ribu Kader Ansor mengikuti Apel Akbar Merah Putih di Lapangan Kahuripan, Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang baru-baru ini.

Apel Akbar ribuan Pemuda Ansor dari penjuru Kabupaten Malang itu sekaligus menandai perayaan Satu Abad ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU).

Pada kesempatan ini Bupati Malang Drs.H.M Sanusi M,M turut mendampingi Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur H. Syafiq Syaiqi, Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H, M.H, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ketua PCNU Kabupaten Malang, seluruh pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Ketua Pengurus GP Ansor, Camat dan Muspika Turen dan para pimpinan anggota badan otonom PC NU Kabupaten Malang.

Bupati Malang mengucapkan selamat datang di Kabupaten Malang kepada Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Choulil Qoumas yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum GP Ansor.

Tak lupa, Bupati Malang juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Ansor-Banser Kabupaten Malang yang telah berkontribusi terhadap pelaksanaan Apel Akbar pada momen Satu Abad Nahdlatul Ulama.

“Mudah-mudahan, selain menjadi ajang silaturahmi bagi kader Nahdliyin, kegiatan ini juga dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan semua sektor di Kabupaten Malang, serta Bangsa dan Negara pada umumnya,” tegas Bupati.

Selanjutnya, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang, Fatkhurrozi menjelaskan agenda Apel Merah Putih 10.000 kader PC GP Ansor dan Banser Kabupaten Malang ini, merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka menyambut satu abad NU.

Sebelumnya, beragam agenda mulai dari festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pertunjukan hingga bazar juga telah diselenggarakan.

“Apel ini merupakan penghubung antara Ansor dan Banser di Kabupaten Malang dalam memberikan kontribusi, baik yang berkaitan dengan sosial maupun kemasyarakatan. Maka dari itu kami ingin para kader berkumpul agar semangatnya semakin tinggi,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan, kader Ansor dan Banser Kabupaten Malang telah siap menyambut satu abad NU. Hal itu dibuktikan kecintaan dan keeratan mereka terhadap NU masih terus digaungkan.

“Hal ini patut dijadikan contoh bagi yang lain untuk terus bersama-sama bergandeng tangan, saling merangkul dan berdiri tegak untuk menjaga kejayaan NKRI,Menjaga NKRI tidak hanya berada di depan memerangi musuh, namun juga sumbangsih pemikiran tentang ekonomi,” tutur Khofifah.

Di kesempatan yang sama, Menteri Agama RI Yaqut juga berpesan kepada Ansor dan Banser untuk meneruskan langkah kyai pendahulu. Yakni dengan cara mencintai bangsa Indonesia.

“Caranya adalah berperilaku positif, tanpa pandang bulu, agama dan golongan. Sebab sebagai pecinta tanah air, pekerjaan itu merupakan kewajiban bagi kader Ansor dan Banser,” pungkasnya. (*/had)