Polisi Amankan Spesialis Pembobol Toko di Jabung

Pelaku spesialis pembobol toko dibekuk polisi. (ilustrasi)

BACAMALANG.COM – Unit Reserse Kriminal Polsek Jabung meringkus Warga Desa Gunungjati, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang JMD (40)
spesialis pembobol toko, di rumahnya, Rabu (17/5/2023).

“Pelaku melakukan pembobolan toko kelontong di Jabung, menggondol 2 buah ponsel, rokok dan uang tunai, sebelum akhirnya tertangkap,” tegas Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik Syaifudin SH.

Dikatakannya, peristiwa pencurian terjadi pada 6 Mei 2023 lalu. Kejadian bermula saat korban, Mahmudah (53), warga Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, hendak menutup toko miliknya yang berlokasi di Jalan Trunojoyo Kemantren, Jabung, untuk Salat Zuhur.

Saat itu, korban meninggalkan 2 buah ponsel miliknya di dalam toko kemudian mengunci pintu lalu berangkat menuju masjid yang letaknya tak jauh dari lokasi. Nahas, saat kembali dari masjid, Mahmudah mendapati pintu toko sudah terbuka dan ketika diperiksa, sejumlah barang berharga miliknya telah hilang.

Selanjutnya korban mendatangi Polsek Jabung, melaporkan peristiwa pencurian barang yang dilaporkan hilang berupa 2 buah ponsel, puluhan bungkus rokok, serta uang tunai Rp 500 ribu.

Usai mendapat laporan, polisi segera mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Petugas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku di tempat persembunyiannya.

Terduga pelaku beserta barang bukti berupa ponsel dan linggis yang digunakan sebagai sarana melakukan kejahatan kemudian diamankan ke Polsek Jabung guna proses penyidikan lebih lanjut.

Taufik mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, terduga pelaku merupakan spesialis pembobolan toko di wilayah Kabupaten Malang dan menjalankan aksinya saat toko dalam keadaan kosong.

Modus operandi terduga pelaku dalam menjalankan aksinya yakni dengan cara merusak gembok atau rantai pintu yang terpasang di rolling door menggunakan linggis kecil yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Kotak penyimpanan uang adalah yang pertama kali dicari setelah berhasil masuk. Namun jika tidak ada, pelaku mengambil barang berharga apa saja yang dapat dibawa.

“Pelaku mengambil semua barang berharga yang ada di dalam toko, dalam menjalankan aksinya pelaku selalu membawa senjata tajam pisau,” jelasnya.

Terduga pelaku masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap keterangan terkait perbuatan yang sama di TKP lain.

“Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” pungkasnya.

Pewarta : Hadi Triswanto
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki