Polisi Dalami Kasus Dugaan Penjualan Materai Palsu di Kalipare

ilustrasi. (ist)

BACAMALANG.COM – Satreskrim Polres Malang hingga kini masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penjualan materai bekas atau palsu yang dilakukan oleh Oknum anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberpetung, Kecamatan Kalipare.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny K Baralangi mengungkapkan, bahwa hingga saat ini pihaknya terus menggali serta meminta laporan ke anggotanya atas kasus dugaan penjualan materai palsu itu.

“Coba nanti saya meminta laporan ke anggota saya, saya saat ini masih fokus PPKM Darurat ini,” katanya, Senin (19/7/2021).

Sebelumnya, HS mengadukan salah satu oknum BPD Sumberpetung, Kecamatan Kalipare yang berinisial berinisial MW, diadukan ke Polres Malang, lantaran telah menjual materai bekas kepengadu (HS) sebanyak 50 materai melalui teman teradu yang berinisial Y.

HS mengadukan MW ke Polres Malang setelah menanyakan keaslian materai ke Kantor Pos terdekat, yang mana materai tersebut ketika akan dipakai, pada bagian belakang saat dibasahi sedikit sudah bisa menempel.

Terlebih, petugas Kantor Pos Malang, yang berada di Jalan Merdeka Selatan No.5, Klojen, Kota Malang, menyampaikan jika materi yang dijual tersebut diduga palsu. Hal ini diketahui setelah disinari oleh cahaya ultraviolet, terlihat jika berbeda dengan materi yang asli.

HS, Melalui kuasa hukumnya, Agni Suwandaru menyatakan, jika aduan kliennya atas kasus dugaan penjualan materai palsu tersebut, bukan semata-mata kerugian material yang telah dialaminya, melainkan hanya untuk membongkar praktik yang melanggar hukum.

“Klien saya hanya ingin meluruskan, jika ulah MW itu melawan hukum, kalau menjual Materai bekas atau palsu, bukan karena kerugian material, biar tidak ada korban lain,” bebernya. (Lis/red)