Polres Malang Sudah Terima Laporan Dugaan Politik Uang

Kapolres Malang bersama Dandim 0818 Kabupaten Malang - Kota Batu mengecek kesiapan pasukan pengamanan TPS di Stadion Kanjuruhan Kepanjen (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Polres Malang telah menerima beberapa laporan dari masyarakat terkait dugaan money politics atau politik uang menjelang pemungutan suara besok, Rabu (9/12/2020).

Hal ini disampaikan Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar usai apel gelar pasukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara atau TPS di halaman Stadion Kanjuruhan, Kota Kepanjen, Selasa (8/12/2020).

“Ada beberapa laporan, saat ini sedang di verifikasi Bawaslu. Nanti kalau Bawaslu itu tindak pidana Pilkada, nanti akan dilimpahkan ke kita,” kata Hendri.

Hendri menambahkan, hingga saat ini Satgas Money Politics terus bergerak untuk meringkus oknum-oknum yang ingin menjalankan praktik-praktik kotor menjelang pencoblosan. Satgas Money Politics ini bertugas 24 jam.

“Satgas Money Politics saat ini bergerak semua di lapangan. Karena memang saya targetkan mereka harus ada upaya tangkap tangan, terhadap aksi-aksi misalnya ada sekelompok orang yang berusaha menggunakan praktek-praktek money politics ini, membagikan uang, mungkin serangan fajar. Nanti malam akan kita optimalkan bergerak semuanya untuk memastikan tidak ada praktek-praktek seperti itu,” tegas Hendri.

Pria yang sebelumnya menjabat Kasubbag Bungkol Spripim Polri menjelaskan, ada beberapa wilayah yang diindikasikan telah menjadi sasaran politik uang. Wilayah tersebut diantaranya, Kecamatan Poncokusumo dan Kalipare.

“Poncokusumo dan Kalipare. Ini masih saya dalami terus,” Hendri mengakhiri. (mid/yog)