Polresta Malang Kota Berikan Kemudahan Pembuatan SIM bagi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Anggota Satpas Polresta Malang Kota saat sesi foto bersama keluarga korban Tragedi Stadion Kanjuruhan, usai memberikan pelayanan kemudahan kepengurusan SIM. (Eko)

BACAMALANG.COM – Polresta Malang Kota terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban tragedi Stadion Kanjuruhan. Hal itu dibuktikan mulai dari pemberian beasiswa pendidikan, pendampingan pemulihan kesehatan, penyediaan fisioterapis, pendampingan trauma healing hingga yang terbaru adalah kemudahan memperoleh SIM bagi keluarga korban.

Bantuan kemudahan pembuatan SIM diberikan kepada kelurga korban almarhumah Lutfia Damayanti, tentunya didahului dengan serangkaian ujian kepemikan SIM oleh pemohon. Setelah dinyatakan lulus administrasi maupun ujian praktik SIM, pemohon SIM yakni ayah, kakak dan adik korban berhak mendapatkan SIM.

Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Kantor Satpas Polresta Malang Kota, Jalan Wahidin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Selasa (29/11/2022).

Kegiatan ini juga termasuk realisasi program unggulan Kapolresta Malang Kota, dengan dibantu Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan di Kota Malang terkait bantuan pelayanan Kemudahan Pengurusan SIM kepada masyarakat Kota Malang yang menjadi korban Tragedi SatdionKanjuruhan.

Program ini sendiri di inisiasi oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si dengan diawal dirinya menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota.

“Program ini sudah di jalankan dari awal kami menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota, namun lebih kami optimalkan kembali Program SIM Bhabin ini guna lebih luas menjangkau masyarakat, utamanya kami prioritaskan kepada keluarga korban Tragedi Stadion Kanjuruhan,” ungkap Kombes Pol Buher sapaan akran Kapolresta Malang Kota.

Kemudahan dalam pengurusan permohonan SIM ini diharapkan, agar dapat memberikan manfaat bagi masyatakat.

“Serta membantu keluarga korban agar lebih produktif, terutama dengan kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat bagi keluarga,” pungkas Kombes Pol Budi Hermanto. (Eko)