Protes Ketidakberesan Menkes Tangani Covid-19, Hacker Retas 39 Situs

Foto: Website Kemenkes diserang hacker. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebagai bentuk protes kepada kinerja Menkes RI yang dinilai tidak maksimal menangani persebaran virus Covid-19, hacker meretas 39 situs yang berafiliasi dengan situs Kementerian Kesehatan RI, Rabu (30/9/2020).

Sejumlah website yang berafiliasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia diretas hacker dan halaman situs diubah tampilannya untuk menuliskan aspirasi peretas terkait isu Covid-19.

Uniknya meskipun 39 website diretas hacker di situs milik Kemenkes, namun di situs utama di www.kemkes.go.id justru tidak diretas.

Beberapa website sudah bisa diakses hingga pukul 07.30 WIB pagi, namun beberapa masih belum diperbaiki.
Salah satu yang masih terkena serangan hacker adalah website roum.kemkes.go.id. User interface website itu masih berwarna hitam akibat ulah hacker.

Tak hanya itu, terpampang juga foto Menteri Kesehatan Indonesia Terawan Agus Putranto.

Lalu ada pula mantan jubir Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto yang berada di samping kiri Terawan.

“Website ini disita oleh rakyat!

Kami Seluruh Rakyat Indonesia menuntut !!
Menagih Janji Dari Para Pemimpin Negara

“Dari Rakyat Untuk Rakyat Oleh Rakyat”,” tulis kalimat pembuka di website yang diretas tersebut.

Di tampilan, terlihat hacker juga menyertakan foto Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto. Jika dibuka dari desktop, lagu Gugur Bunga otomatis berputar jika membuka website yang diretas tersebut.

“Mau sampai kapan ? Rakyat menjadi kelinci percobaan untuk menentukan kebijakan
Mana hasil kerja kalian ? Bayar buzzer tidak akan menghentikan Virus bos !!
Jangan ngomong kesehatan, kalau menterinya aja ilang entah kemana. Masa gak bisa nemuin satu orang aja bos ?
Ngomong ekonomi ? Ngapain, kan udah resesi,” lanjut tulisan yang ada disana.

Intinya, pesan yang ingin disampaikan seolah mempertanyakan gerakan dan gebrakan nyata Kementerian Kesehatan RI dalam menangani korona.

“Mau sampai kapan, kami rakyat yang dibawah ini…
Yang setiap hari menimbang antara hidup kelaparan dan kekurangan atau mati digerogoti virus corona ?
Kalau pemerintah tidak bergerak, rakyat yang akan bergerak.
Kami ingin Negara hadir dan serius menangani pandemic corona!!
inilah bentuk kecintaan kami kepada para relawan, dokter perawat dan seluruh rakyat Indonesia yang merasa masih sendiri…..,” lanjut keterangan tertulis menggunakan warna font putih tersebut.

Terakhir, peretas rupanya ingin mengajak hacker lain untuk meretas atau dia memberi istilah “menghitamkan” website pemerintahan Indonesia.

“Mengajak segenap kaum cerdik pandai Indonesia Raya dan teman-teman dunia maya untuk bergerak, mari kita hitamkan web pemerintahan Indonesia.
Sebagai bentuk protes sosial dan kepedihan kita bersama,

Kirim pesan yang sama kepada para pemangku kebijakan yang masih saja duduk manis di kantor dan dirumah mereka dengan jaminan cukup sampai hari tua.
Buat mereka gusar! Karena rakyat dibawah sedang gusar, mempertanyakan kinerja para ahli di Istana

OpIndonesia #IndonesiaMemanggil

Wanna join us ? talk ? contact : here,” tutup pernyataan tersebut. Di akhir, peretas meletakkan kontak yang bisa dihubungi. Kontak bisa dibuka hanya klik hyperlink yang telah disiapkan. (had)