Raih Legalitas, Pokdakan Turen Siap Berdayakan Ekonomi Masyarakat

Caption : Raih legalitas, bersiap berdayakan ekonomi masyarakat desa. (dok pribadi)

BACAMALANG.COM – Usai meraih legalitas (legal standing), Pokdakan Sumber LELE Wo Kecamatan Turen Kabupaten Malang siap memberdayakan ekonomi masyarakat desa kala pandemi.

“Alhamdulillah kami telah resmi meraih (legal standing) Pokdakan. Pengukuhan kelompok budidaya ikan Sumber Lele Wo. Kami siap memberdayakan warga,” tegas Ketua Pokdakan Sumber LELE Wo, Ahmad Rodzi, Kamis (26/8/2021).

Dalam pengukuran, turut mengesahkan dan hadir, Kades: Surono, dan penyuluh dinas perikanan Kecamatan Turen: Lara Novitasari.

Ia menjelaskan keuntungan adanya legal standing. “Kelompok kami resmi dan terdaftar di Dinas Perikanan serta nantinya bisa berkolaborasi antara kelompok, pemerintah desa dan dinas perikanan untuk memulihkan perekonomian masyarakat di saat pandemi seperti ini,” tutur pria alumnus UNIRA Malang ini.

Adapun syarat agar bisa meraih status legal standing, minimal anggota 10 orang. Selain itu minimal ada 1 kolam untuk survey. Serta mengetahui pemerintah desa (kepala desa).

Ia mengatakan rencana selanjutnya setelah dapat legal standing. “Kami akan terus masif menambah kolam, memperluas pasar, membangun kerjasama dengan semua pihak serta berinovasi dalam olahan ikan Lele yang sehat dan menyehatkan (full pelet),” imbuh pria yang juga KAHMI ini.

Dikatakannya, karena kelompok baru terbentuk, belum ada kegiatan yang banyak.

Beberapa kegiatan telah dilakukan. Kegiatan pertama Pokdakan, pembentukan struktur, kedua pengukuhan oleh kepala desa dan dinas perikanan hari ini tadi (Kamis 26/8/2021).

Diungkapkannya, kegiatan jangka pendek pihaknya akan membuka lahan yang agak luas untuk pengembangan budidaya ikan yang bisa menampung sekitar 100.000 ekor ikan Lele.

Anggota Pokdakan yakni masyarakat sekitar yang masih lingkup satu desa. Terkait pandemi Pokdakan ingin memberdayakan ekonomi warga.

“Kami ingin membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dicanangkan presiden berangkat dari pokdakan ikan Lele ini agar masyarakat punya harapan dan geliat ekonomi bisa jalan di kala pandemi saat ini,” urainya.

Pokdakan kami unik karena dikukuhkan di rumah ketua, biasanya dikukuhkan di kantor desa dan salah satu desa dengan pokdakan terbanyak di kecamatan Turen,” terangnya.

“Harapannya semoga dengan adanya kelompok Sumber Lele Wo bisa memberi grand impact kepada masyarakat sekitar terkait roda ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (had)