Rapat Direksi Perumda Tugu Tirta dan Tirta Kanjuruhan Hasilkan 3 Poin Kesepakatan, Tandon Sumberpitu Akhirnya Dibuka

Proses pembukaan kran air tandon Sumberpitu.(ist)

BACAMALANG.COM – Ribuan Warga Kota Malang pelanggan air minum PDAM dan petani akhirnya bisa bernafas lega, karena tandon air Sumberpitu di Tumpang Kabupaten Malang dibuka baru-baru ini.

Hal ini setelah ada kesepakatan bersama Direksi Perumda Tugu Tirta Kota Malang dengan Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang di Kantor BBWS Brantas Surabaya, baru-baru ini.

Selengkapnya ada tiga poin keputusan hasil pertemuan tersebut :

  1. Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tugu Tirta Kota Malang akan membayar biaya operasional atas pemanfaatan air minum curah yang digunakan sejak berakhirnya
    Perjanjian Kerja Sama terdahulu setelah mendapat Legal Assistance dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur;
  2. Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang dan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tugu Tirta Kota Malang sepakat melanjutkan Kerjasama Pemanfaatan Air Baku Sumber Pitu Desa Duwet Krajan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang dengan mekanisme B to B (Bussiness to Bussiness), yang penyusunan Perjanjian Kerjasamanya sambil menunggu hasil Legal Opinion dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
  3. Dengan ditandatanganinya Kesepakatan Bersama ini, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang akan melanjutkan dan menyalurkan
    produksi air minum curah kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tugu Tirta Kota Malang.

Akibat penyegelan kran dan tandon itu ribuan pelanggan Perumda Tugu Tirta terdampak.

Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi usai membuka tandon Sumberpitu. (ist)

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas menyebutkan sudah ada kesepakatan bersama dalam pertemuan di Kantor BBWS Brantas Surabaya. Penandatanganan kesepakatan bersama ini dilakukan Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan H Syamsul Hadi dan Direktur Utama Perumda Tugu Tirta M Nor Muhlas yang disaksikan langsung oleh para pejabat BBWS Brantas, dan Kepala Dinas PU SDA Jatim, Wakil Bupati Malang Drs Didik Gatot Subroto dan anggota DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno.

Seperti diketahui, puluhan petani dan masyarakat Desa Duwet, Kecamatan Tumpang yang tergabung dalam Forum Penyelamat Sumber Pitu melakukan penyegelan tandon di Desa Wringinanom Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

“Bismillahirrahmanirrahim. Demi kemanusiaan atas nama warga petani 2 Kecamatan Pakis dan Tumpang kita sepakat sementara dibuka kembali air yang menuju Kota Malang,” tandas Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi saat berada di lokasi tandon air.

Sebelum membuka pintu pagar, mereka terlebih dulu mencopot spanduk besar yang menempel di pagar lokasi tandon.

Selanjutnya mereka menuju lokasi instalasi air yang berada di dalam dan setelah masuk, dua orang tampak membuka (memutar) kran penutup air.

Sementara itu Koordinator Badan Pekerja Pro Desa, Ahmad Khusaeri menjelaskan, dalam proses pembukaan segel tandon diikuti para perwakilan petani, petugas Tirta Kanjuruhan, dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Malang.

“Air untuk kehidupan, semuanya akan mendapatkannya. Eksploitasi untuk air bersih boleh, tapi upaya petani untuk memproduksi tanaman pangan juga tidak terhambat,” pungkasnya. (had)