Recovery Pertanian dan Peternakan Pasca Bencana Semeru

Pembuatan kandang ternak. (ilustrasi)

BACAMALANG.COM – Pasca bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, menyisakan beberapa agenda penanganan yang selayaknya dipikul bersama lewat spirit gotong-royong.

Menariknya, masih cukup banyak pihak yang peduli untuk menanggung renteng, beramai-ramai meringankan beban sesama (pengungsi terdampak APG Semeru).

Bertani dan beternak menjadi pekerjaan utama masyarakat di kaki Gunung Semeru. Termasuk di Kecamatan Pronojiwo. Karena erupsi gunung api ini pada 4 Desember silam, banyak masyarakat yang kehilangan lahan pertanian dan hewan ternak yang mati atau terpaksa dijual. Hal ini berakibat mereka kehilangan mata pencaharian.

Di masa transisi menuju recovery, Komunitas Sekolah Relawan bersinergi dengan masyarakat untuk bisa berkegiatan ternak kembali.

Yakni dengan memanfaatkan kandang milik saudara dan lahan kosong yang ada untuk dipergunakan sebagai kandang ternak Kambing. “Kelompok Pak Poniman, Pak Buari, Pak Samsuri, Pak Rosyid dan Mbah Poniyem, mulai membuat kandang secara gotong-royong. Menggunakan sisa-sisa kayu dari rumah mereka yang terdampak erupsi Semeru,” demikian postingan admin Komunitas Sekolah Relawan di FB, baru-baru ini.

Diharapkan program recovery lewat Tatar Nusantara Sekolah Relawan membawa semangat baru untuk hari yang lebih baik kepada semua warga terdampak. Warga diimbau mendukung program recovery Sekolah Relawan agar lebih banyak masyarakat kembali pulih.

Sementara itu, diketahui roda perekonomian mereka belum juga kembali pulih. Banyak petani akibat erupsi Semeru, kehilangan lahan yang hancur karena APG. Beberapa petani menyambi kerja menjadi pengambil pasir untuk truk tambang, juga tidak bisa bekerja saat ini.

Terkait hal ini Komunitas Sekolah Relawan turut memberikan bantuan Kelompok Ternak. Diharapkan dengan adanya inisiasi bantuan kelompok ternak ini, bisa menjadi sumber kehidupan, tabungan, dan menghidupkan kembali semangat para pencari nafkah ini.

Pendekatan demi pendekatan dilakukan tim relawan Tatar Nusantara mengajak diskusi masyarakat terdampak agar semua bisa saling mendukung satu sama lainnya. Diharapkan program ini menjadi jalan kebaikan untuk kehidupan Pak Poniman, Pak Nadiran, Pak Samsuri, Pak Buari, Mbah Poniyem, dan Pak Rosyid.

Sekilas informasi, Komunitas Sekolah Relawan merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang fokus pada edukasi kerelawanan serta pemberdayaan masyarakat sebagai wujud aksi nyata kerelawanan.

Komunitas ini mempunyai sekretariat di Jl. Sawi No.139, Beji Kota Depok – Jawa Barat 16421. info@sekolahrelawan.org
sekolahrelawan.org. Jika minat berdonasi bisa ke Bank Mandiri 17 300 203040 78 , BCA 86 913 484 74
a.n Sekolah Relawan. Informasi dan konfirmasi : 085218553006. (*/had)