RKB Masih Kurang, SDN Sidorahayu 2 Wagir Tetap Terapkan Prokes Saat PAT

Foto: Kegiatan PAT di SDN 2 Wagir. (ist)

BACAMALANG.COM – SDN 2 Sidorahayu Wagir Kabupaten Malang tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) meskipun ruang kelas barunya (RKB) masih kurang saat melakukan penilaian akhir tahun (PAT).

Kiyanto, Kepala SDN 2 Sidorahayu Wagir menjelaskan, PAT ini memang tetap mengedepankan prokes sesuai aturan. Siswa yang akan mengikuti PAT, sebelum masuk akan dicek suhu tubuh terlebih dahulu dengan thermogun. Penerapan prokes ini dibantu oleh Satgas Covid-19, wali murid dan beberapa guru.

“Setelah cek suhu tubuh, dilanjutkan cuci tangan atau pemakaian handsanitizer. Didalam kelas dan diluar, harus bermasker serta menerapkan budaya hidup bersih,” ungkapnya.

Selain itu, sebelum PAT juga diberikan pendidikan karakter yakni wudlu terlebih dahulu untuk sholat dhuha di masjid depan lembaga dengan tetap menggunakan physical distancing.

“Beberapa prokes sebelum PAT yang harus terpenuhi. Duduk dikelas juga diatur jarak, tempat duduk antar siswa sampai 1,5 meter, serta papan banner yang bertuliskan ada ujian,” tuturnya.

Dalam PAT kali ini, waktu ujian terbagi dua sesi. Untuk sesi pertama mulai pukul 07.30 – 09.00 WIB, sesi ujian kedua mulai pukul 09.10 – 10.40 anggal 7 – 10 Juni 2021. Bagi siswa kelas 1 Sampai kelas 3, materi pelajaran yang diberikan mulai Agama dan Budi Pekerti, tema 5, Bahasa Jawaa, tema 6 sampai tema 8 dan bahasa Inggris.

“Ya itupun jumlah siswa hanya 50 persen karena aturan prokes seperti itu. Dari jumlah siswa di lembaganya, ada 300 siswa terdiri 154 siswa laki – laki dan 146 siswi,” ujarnya.

Sementara itu, PAT bagi kelas 4 dan 5 akan berlangsung mulai tanggal 14 sampai 18 juni 2021 dengan jadwal waktu dua sesi untuk menghindari kerumunan. “Penyiasatan ini juga tidak lepas dari areal yang terbatas yang mendorong kurangnya ruang kelas dilembaganya, sehingga proses belajar kedepan diperlukan kelas tambahan rencananya ada gedung yang ditengah akan kita dijadikan dua lantai,” tukasnya.

Titik Tyasasih, Pengawas Kecamatan Wagir membenarkan terkait kekurangan RKB di SDN Sidorahayu 02 Wagir yang sangat dibutuhkan untuk pengoptimalan proses pembelajaran siswa dikarena jumlah siswa cukup besar.

“Proses pembelajaran disini sangat baik, sehingga untuk mendukungnya perlu tambahan infrastructur,” imbuhnya.

Harapanya, dengan penambahan RKB nanti juga bisa dibarengi dengan kualitas peserta didiknya , dan juga uga lebih baik dan masyarakat sekitar akan semakin menyukakai lembaga ini. (yon)