RSJ Lawang Jadi Jujugan BNN Kabupaten Malang Rehab Pecandu

Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol Laut PM Candra Hermawan (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Sepanjang tahun 2020 ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten Malang telah merehabilitasi lebih dari 25 orang pecandu.

Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol Laut PM Candra Hermawan mengatakan, rehabilitasi puluhan pecandu narkoba itu dilakukan bekerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang.

“Selama ini kita hanya fasilitas rehabilitasi rawat jalan. Kita belum punya fasilitas seperti di BNN RI, Lido (Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido Bogor, red), itu sudah mumpuni. Kita hanya fasilitas rehabilitasi ini kerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa Lawang. Kalau dia pecandu ringan kita rawat jalan, biasanya kalau pecandu berat di Lido,” kata Candra, Senin (14/12/2020).

Candra menambahkan, saat ini BNN RI masih terfokus mengembangkan pusat rehabilitasi di Lido dan Baddoka Makassar. Namun, sudah ada wacana untuk membangun pusat rehabilitasi di Jawa Timur.

“Karena anggaran terbatas, masih difokuskan di Makassar sama Lido. Tapi rencana, katanya, kalau ada lahan di Jawa Timur, akan dibangun balai rehabilitasi. Rencana, kalau tidak salah di Nganjuk. Kalau kita ada lahan yang besar, mungkin bisa kita usulkan ke pusat untuk dibuat suatu balai rehabilitasi,” terangnya.

Lebih lanjut, Candra menilai, keberadaan fasilitas rehabilitasi pecandu narkoba sangat penting.

“Rehabilitasi adalah tempat untuk pemulihan pengguna, jadi itu sangat penting. Karena di rehabilitasi itu, disitu ada tim medis, psikolog, ada tim rohani. Dia akan dikaji dari tim medis mungkin karena dia kecanduan berat, akan diberikan obat-obatan bukan narkoba tapi sebagai pengganti. Terus dari segi rohani, dia akan dibina dari segi imannya. Dari psikologi dia dibina agar benar-benar tahu dampak dari narkoba itu,” tukas Candra. (mid/yog)