Sebar Foto Telanjang, BBHAR DPC PDIP Kota Batu Laporkan Pinjol

ist

BACAMALANG.COM – Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDI Perjuangan Kota Batu segera melakukan laporan pengaduan ke Kepolisian Resort (Polres) Kota Batu. Hal ini dilakukan pasca BBHAR menerima aduan dari wanita bernisial MSN, warga Kota Batu.

“Pihak kami telah menerima pengaduan wanita yang bernama MSN, warga Bumiaji Kota Batu. Kedatangannya ke kami setelah membaca di media tentang BBHAR yang membuka posko pengaduan pinjaman online, “ ungkap Suwito, Sekretaris BBHAR di Posko Pengaduan Pinjol, Selasa (31/5/2021).

Setelah pihaknya melakukan gelar perkara secara internal tentang perkara pengaduan MSN, kata dia, akhirnya diputuskan untuk melanjutkan dengan melaporkan kepada pihak Polres Batu.

MSN ini, lanjut dia, merasa resah dan malu serta keberatan sekali karena namanya dicemarkan oleh oknum kolektor pinjol dengan cara melakukan tagihan dengan mengirim jumlah pinjaman yang belum lunas terbayar kepada nomor handphone teman, relasi serta kerabat dekatnya.

Tidak hanya mengirim jumlah pinjaman, kata Advokat Peradi ini, seseorang yang mengaku penagih dari aplikasi Dana Cepat tersebut mengirim foto telanjang yang mirip atau menyerupai klien kami (MSN) kepada relasi dekatnya dengan disertakan ungkapan kata-kata kotor menjijikan dengan berganti-ganti nomor telepon.

Otomatis, foto telanjang tubuh perempuan yang menyerupai klien kami dan disertai kata-kata kotor menjijikan itu menyebar dan diterima oleh teman MSN dan hal ini sangat merugikan MSN,“ jelasnya.

“Pihak kami melihat perkara ini merupakan murni tindak pidana pencemaran nama baik, fitnah, sebagaimana termaktub dalam Undang – Undang nomor 19 Tahun 2016 Jo Undang – Undang nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” tandasnya.

Wito menambahkan, korban pinjol yang merasa dirugikan dengan ulah penagih pinjaman online seperti MSN agar segera melakukan laporan kepada pihak kepolisian, atau ke posko pengaduan pinjaman online di tempat kami yang beralamat di jalan Kapten Ibnu No.4 Sisir Kota Batu.

Ia menjelaskan, bahwa pelapor maupun pengadu atau korban tidak harus anggota partai PDI Perjuangan. “Dari partai manapun boleh, profesi apapun boleh, tidak perlu malu, privasi kami lindungi dan gratis,“ pungkasnya. (yga/red)