Sibak Tabir Rahasia Kematian Dewi Lestari, Digelar Rekonstruksi

Caption : Adegan rekonstruksi yang diperankan oleh CY dan AZ. (ist)

BACAMALANG.COM – Guna mengungkap tabir rahasia kematian Dewi Lestari, yang diduga korban pembunuhan TKP Kedung Pedaringan Kepanjen, polisi menggelar rekonstruksi, Rabu (28/4/2021).

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan pihaknya menangkap dua saksi CY dan AZ yang sempat menghilang tersebut.

Menurutnya keterlibatan kedua saksi dalam kasus kematian Dewi Lestari, masih didalami penyidik Satreskrim Polres Malang.

“Benar mas (sudah tertangkap). Tetapi masih didalami, dan hari ini direkonstruksi oleh Satreskrim. Nanti setelah selesai penyidikan akan saya sampaikan,” jelas Hendri.

Seperti diketahui, satu per satu, misteri penyebab tewasnya Dewi Lestari, 25, warga Dusun Boro Utara, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen tampaknya bakal terungkap.

Terbaru, dua orang yang diduga merupakan saksi kunci atas perkara tersebut, CY dan AZ telah berhasil diamankan Polres Malang meski sempat menghilang.

Rabu (28/4) sore kemarin, polisi langsung mengeler keduanya ke TKP untuk rekonstruksi, dengan tujuan melengkapi berkas berita acara pemeriksaan. Sekaligus untuk mencocokkan keterangan CY dan AZ dalam pemeriksaan dengan kejadian sebenarnya.

Sementara itu, dari rekonstruksi, ada lebih dari 30 adegan yang diperagakan CY dan AZ dalam rekonstruksi itu.

Diawali dari tempat kejadian perkara (TKP) awal di belakang Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Kemudian dilanjutkan di TKP kedua, yakni sawah tempat korban Dewi Lestari jatuh terperosok yang membuatnya minum banyak air sawah.

Selanjutnya pada TKP ketiga di rumah Sahrul di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen. Dalam rekonstruksi itu diketahui, rumah Sahrul tersebut merupakan TKP korban tewas yang kemudian jazadnya dibuang di lahan tebu.

Selama menjalani adegan rekonstruksi, baik CY dan AZ terlihat rasa ketakutan. Mereka seperti merasa bersalah atas kematian Dewi Lestari. Bahkan saat menjawab pertanyaan polisi, mereka seperti gagap.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Jum’at (23/4/2021) warga Desa Kedungpedaringan menemukan seorang mayat perempuan muda tergeletak di lahan tebu dalam keadaan sudah membusuk.

Diketahui kemudian, korban tersebut adalah Dewi Lestari (25), warga Dusun Boro Utara, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Diduga, usia jenazah itu sudah 3 hari. Sebab tubuh korban sudah tampak sudah membengkak.

Pasca penemuan mayat, dua saksi kunci CY dan AZ menghilang. Dua saksi ini merupakan orang yang menemani korban mulai awal hingga korban meninggal dunia. Termasuk yang membungkus jazad korban dengan tikar lalu membuangnya di lahan tebu.

Sedangkan kematian korban, berdasarkan hasil keterangan medis, bahwa Dewi Lestari meninggal dunia akibat terlalu banyak minum air sawah. Sehingga paru-parunya kebanyakan kemasukan air, yang membuat pembulu darahnya pecah. (*/had)