Singkirkan Covid-19, WIKAD Dampit Bagikan Ribuan Masker

Foto : Pembagian masker. (ist)

BACAMALANG.COM – Kompak menghadang virus Covid-19, Wadah Informasi dan Komunitas Arek Dampit (WIKAD) membagikan ribuan masker kepada pengendara yang melintas di Jalan Semeru, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Sabtu (11/4/2020).

“Kami berupaya menyingkirkan Virus Covid–19, dengan membagikan ribuan masker kepada pengendara yang melintasi di Jalan Semeru Kecamatan Dampit Kabupaten Malang,” tutur Admin WIKAD, Miskari SP.

Dikatakannya, pembagian alat pelindung diri (APD) diharapkan mampu mencegah penyebaran virus Covid-19.

Dipaparkannya, giat ini selain dilakukan bersama Polsek Dampit, Koramil 0818/15 Dampit, juga melibatkan komunitas lain seperti Aremania dan kelompok hacking/pendaki gunung Dampit.

Miskari SP memaparkan, WIKAD ini adalah sebuah group Facebook, yang interest dalam bidang sosial.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini menjelaskan, pembagian masker ini adalah bagian dari partisipasi masyarakat dalam usaha pencegahan Covid–19.

“Kami mengadakan kampanye penggunaan masker dengan membagi 1500 masker. Aksi dilakukan di beberapa titik, mulai dari depan Kantor Kelurahan dan Kecamatan Dampit hingga di perempatan lampu merah, di beberapa titik pasar Dampit dan posko mudik terminal bus kota Dampit,” urai Miskari.

Menurut pria yang juga Kepala MTs Azharul Ulum Sukodono ini, kegiatan sosial tersebut terselenggara berkat donasi dari banyak pihak yang menyumbangkan uang dan masker.

Aksi sosial ini sekaligus sebagai ajakan agar masyarakat sadar untuk menjaga diri dan orang lain dari ancaman dan penyebaran Virus Covid–19.

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Dampit Aipda Anton Sugiyanto,SH, MH mewakili Kapolsek Dampit AKP. Novian Widyantoro SH menghimbau kepada masyarakat agar tetap di rumah dan selalu menggunakan masker apabila harus keluar rumah.

“Dihimbau berdiam di rumah saja, kalaupun keluar rumah dilakukan jika ada keperluan mendesak atau kepentingan yang sangat urgent. Ini semua agar kesehatan diri terjaga dan memutus mata rantai Covid–19 yang kini tengah melanda dunia termasuk di Indonesia,” tutup Anton Sugiyanto. (had)