SMK Miftahul Ulum Pagelaran Gelar MPLS Bagi Siswa Baru dengan Prokes Ketat

Caption : Drs. Saifudin Zuhri M.Si, Kepala SMK Miftahul Ulum Pagelaran saat menyematkan tanda peserta MPLS bagi siswa baru di halaman sekolah. (ist)

BACAMALANG.COM – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Miftahul Ulum Pagelaran Kabupaten Malang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai pengganti Masa Orientasi Sekolah. Mengingat masih dalam massa pandemi, pihak sekolah menggelar dengan protokol kesehatan (prokes) secara ketat selama tiga hari, mulai Senin (12/7/2021) hingga Rabu (14/7/2021).

Drs Saifudin Zuhri MSi, Kepala SMK Miftahul Ulum Pagelaran menjelaskan bahwa tujuan MPLS ini seperti mengenali potensi diri peserta didik baru, membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya. “Juga terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, sarana dan prasarana sekolah,” ungkapnya.

Selain itu, juga menumbuhkan motivasi dan cara belajar efektif sebagai peserta didik baru dan mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan warga sekolah. Menumbuhkan perilaku positif dengan menanamkan kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai atau toleran, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memilki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

Peserta MPLS SMK MU Pagelaran tahun ajaran 2021 ini ada 170 siswa dari tiga jurusan yakni teknik kendaraan ringan, bisnis daring dan pemasaran, serta akuntansi. “Pelaksanaan MPLS SMK Miftahul Ulum Pagelaran ini secara Daring dan Luring, pembukaan MPLS oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan lewat Zoom meeting,” paparnya.

Kegiatan MPLS kali ini, lanjut dia, ditekankan pada aktivitas-aktivitas berbuat kebaikan dan menggali potensi diri dari rumah. Diakhir kegiatan MPLS, akan dicari peserta MPLS terbaik selama kegiatan berlangsung dan akan diberikan penghargaan.

“Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria kelulusan MPLS, sekolah akan berkoordinasi dengan orang tua dan menetapkan mekanisme pelaksanaan MPLS ulang dan tahap terakhir adalah kegiatan evaluasi kegiatan baik dari peserta
didik maupun orang tua untuk bahan pertimbangan regulasi atau kebijakan MPLS yang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, peran serta orang tua sangat besar dalam proses MPLS dari rumah. Orang tua menjadi fasilitator, pembimbing, pengontrol, pendamping sekaligus pengawas setiap aktivitas peserta didik. Orang tua menjadi mitra yang penting bagi sekolah untuk keberhasilan MPLS secara daring. Orang tua juga menjadi orang pertama yang memastikan kondisi kesehatan anak-anaknya sehingga dapat mengikuti kegiatan MPLS dengan baik. “Inti dari seluruh kegiatan MPLS adalah kesehatan dan penghargaan,” pungkasnya. (yon)