Soal Limbah, DLH Surati Greenfields Indonesia

Limbah yang diduga sengaja dialirkan oleh Greenfields mencemari lahan pertanian di Kesamben Ngajum (ist)

BACAMALANG.COM – Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Malang melayangkan surat teguran terhadap pabrik pengolahan susu segar, PT Greenfields Indonesia perihal limbah cair yang diduga mencemari lahan pertanian di Desa Kesamben, Kecamatan Ngajum.

Kepala DLH Kabupaten Malang, Budi Iswoyo menyebutkan bahwa surat teguran itu sudah dilayangkan terhadap Greenfields sejak beberapa pekan lalu.

“Sudah diberikan surat peringatan mas. Beberapa minggu lalu,” kata Budi, Kamis (12/3/2020).

Diberitakan sebelumnya, limbah cair yang dibuang PT Greenfields Indonesia diduga mencemari sejumlah lahan pertanian di Desa Kesamben, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Hal itu terungkap saat para petani yang tergabung dalam kelompok tani, Margotani 1 Kesamben, mendatangi Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malang, Senin (9/3/2020).

Kedatangan para petani ini untuk mengadukan persoalan limbah yang dibuang Greenfields tersebut.

Ketua Kelompok Tani Margotani 1 Kesamben, Matori menyampaikan jika dampak dari pembuangan limbah Greenfields ini sudah dirasakan petani selama 4 tahun terakhir.

“Sebenarnya masalah ini sudah lama. Para petani ini sangat dirugikan. Kita sudah beberapa kali pertemuan, baik dengan Muspika, pihak Greenfields itu sendiri, dan dinas terkait. Kalau Muspika, pasti sangat paham masalah ini. Jawaban dari Greenfields sampai sekarang juga tidak ada,” kata Matori, saat ditemui di ruang rapat Komisi III DPRD Kabupaten Malang. (mid/yog)