Sukatno, Sukses Cetak Anak Didik SMK Brantas Berkarakter dan Berprestasi

ist

BACAMALANG.COM – Menjadi pendidik yang mampu mencetak insan berkarakter dan berprestasi, membutuhkan perjuangan keras, jibaku dan ide-ide gila yang harus dijalani selama puluhan tahun diiringi semangat, keikhlasan dan kesabaran yang tidak semua orang mampu melakukannya.

Salah satu sosok pendidik langka di Kabupaten Malang, yang patut diteladani adalah Ir. H.Sukatno yang kini menjadi Kepala Sekolah SMK Brantas Karangkates Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang.

“Kami menerapkan pendidikan mengacu pada ajaran Agama Islam, menerapkan Al-Qur’an dan Hadist sebagai dasar pendidikan berkarakter,” tegas Ir. H. Sukatno di ruangan kerjanya yang nyaman dan sejuk.

Menurut ayah empat anak ini, kalau cuma memakai management standart ISO masih kurang tepat, makanya SMK Brantas memakai management sendiri.

Konsep dasar yang diterapkan selama ini adalah memberikan kepuasan kepada orang lain melalui pendidikan yang baik.

Dari situ kalau anaknya sukses dalam pendidikan pasti orang tuanya akan senang bahkan di lingkungannya pun juga akan baik.

SMK Brantas Karangkates Sumberpucung Kabupaten Malang yang dulunya adalah sekolah
yang belum dikenal dan bertempat di daerah pinggiran, sekarang mampu menunjukkan kualitas pendidikan dan terbukti dengan lulusan tiap tahunnya tidak mengecewakan wali murid.

Sampai sekarang murid yang menempuh pendidikan sudah mencapai ribuan siswa,
memperlihatkan bahwa sekolah tersebut semakin dipercaya masyarakat umum untuk
mendidik para pelajar.

Lelaki penghobi olahraga ini sudah memimpin selama 22 tahun tetap semangat dan optimis mampu dan bisa untuk mencetak siswa menjadi insan yang terbaik.

Dengan didasari keikhlasan bertujuan mendidik berjiwa disiplin tertib, santun, berkarakter, pengidola Dahlan Iskan ini yakin bisa mencetak dan mengantar siswa-siswi sampai diterima bekerja pada perusahaan besar berskala nasional dan dunia.

Menurut pria yang sejak tahun 1995 jadi Kepsek SMK Brantas ini, keberhasilan dalam mendidik di suatu sekolah tidak lepas dari semua unsur mulai kepala sekolah, guru-guru, staff dan karyawan, tokoh masyarakat sekitar, bahkan para penjual di kantin juga warung di lingkungan sekolah serta semua yang berhubungan dengan mereka selama menjalani proses belajar.

Pada tahun ajaran 2017/2018 SMK Brantas membuat sistem pendidikan yang mengacu pada ajaran Agama Islam, yakni menerapkan Al-Qur’an dan Hadist sebagai dasar pendidikan berkarakter.

“Kalau cuma memakai management
standart ISO masih kurang tepat, makanya SMK Brantas memakai management sendiri yang
menurut pengalaman dan analisa selama 22 tahun sudah ada hasilnya,” tutur pria kelahiran tahun 1948 ini.

Dan itu terbukti dari komentar dari beberapa wali murid SMK Brantas, mereka merasa puas dengan kebehasilan putra putrinya telah diterima kerja di perusahaan nasional.

“Bahkan salah satu wali murid berkata sebelum sekolah di SMK Brantas, anaknya besikap kurang baik dan tidak disiplin, tapi alhamdulilah sekarang berubah total sangat baik dan santun kepada ortu,” terang pria yang pernah menjadi supervisor PLTA ini.

Dalam peningkatan kualitas terus diwujudkan dengan kerjasama dengan perusahaan terkenal seperti dengan perusahaan minyak di Kalimantan dan perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia.

Beberapa penghargaan juga didapat seperti penghargaan Indonesia Most Recomended Education (RME) tahun 2016 dan dari Kitto Award 2016.

“Alhamdulillah setiap tahunnya jumlah siswa di SMK Brantas Karangkates terus meningkat. Saat ini kami sudah memiliki 42 kelas dengan target memiliki 64 kelas dengan gedung sekolah berlantai 4,” jelas pria pensiunan PLN tersebut.

“Kami mampu mengantarkan anak-anak diterima kerja di perusahaan-perusahaan besar. ini sudah terbukti setiap tahunnya siswa-siswi kita menjadi langganan beberapa perusahaan ternama, bahkan sebelum lulus siswa kita sudah diterima kerja,” urai Sukatno.

Adapun perusahaan-perusahaan ternama yang sudah menjalin kerjasama dengan SMK
Brantas antara lain : United Tractors, PT. Pama, PT. Buma, PT. SIS, PT. Kamaju, PT. EPN, PT. Wirabumi, PT. Aski, PT. API, PT. ATI, Shop & Drive, PT. Astra Otoparts, PT. Acset Indonusa, PT. Jaya Kencana, PT. Surya Selindo, PT. Total Prima, PT. Cipta Futura, PT. Triputra Agro, PT. PJB, PT. Yamaha, PT. JAI, Hotel B & J Kalteng, PT. AB Hidraulik, Indomarco, PT. Aisin, PT. Kaltim CT Agro, PT. Dumas, PT. Meratus, PT. SBS dan PT. KPP.

*Buku Sekolah Bengkel Karakter

Ir. H Sukatno mengatakan, sesungguhnya sekolah itu perlu pendidikan yang berkarakter yakni berlomba-lomba menjadi orang yang terbenar bukan yang terpintar.

Hal ini karena kalau orang pintar itu belum tentu baik akan tetapi kalau orang sudah baik tentunya ada pintarnya.

Sesuai yang telah di tulis di dalam bukunya berjudul Sekolah=Bengkel Karakter (Mendidik Dengan Hati Ikhlas) menyebutkan tujuan diciptakannya buku yang dieluarkan skhir tahun 2017 ini adalah supaya menjadi sebuah Oase membantu para pendidik dan orang tua bekerjasama mendidik anak, mengantarkan putra putri penerus bangsa menjadi pribadi yang cerdas, tangguh dan berkarakter yang mulia.

“Salah satu tugas manusia adalah membahagiakan orang lain, Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang banyak bermanfaat untuk orang lain. Karena Kalau pintar itu belum tentu bermanfaat, tapi kalau bermanfaat pasti ada pintarnya,” jelas Sukatno.

Dikatakannya ia pernah mendapat undangan dari Kementrian Ketenagakerjaan RI. Direktorat Jendral Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Dan Perluasan Kesempatan Kerja dimintai menjadi narasumber tentang Manajemen bursa Kerja di Medan 21-23 November 2017.

Selain itu, dari Kementrian Pendidikan juga pernah mengundang untuk menjadi tutor/narasumber 3 kali yaitu di Jakarta, Medan dan Surabaya.

Menurut Ir. H Sukatno dirinya merasa aneh kenapa harus SMK Brantas. Kalau dinalar berarti dari Kementrian Tenaga Kerja dan Kementrian Pendidikan memiliki penilaian tersendiri sehingga bisa mempercayai SMK Brantas menjadi narasumber.

“Padahal kalau dipikir diluar sana banyak SMK lebih canggih, lebih maju tentunya seperti di Jakarta, luar Jawa ataupun di kota-kota lain, tapi ahmdulilah pihak kementrian menpercayakan pada SMK Brantas,” ujar Ir. H. Sukatno.

Ir. H Sukatno menjelaskan dirinya pernah mendapat penghargaan sebagai Kepala sekolah terbaik dari CREATIVITY & Best Leader Award 2018. (Had).