Sukses! IKIP Budi Utomo Terpilih Jadi PT dengan 21 MK Unggulan

Foto: Prosesi Sambut Mahasiswa Baru (SAMBA) 2020 di kampus IKIP Budi Utomo Malang, Kamis (16/7/2020). (nedi putra aw)

BACAMALANG.COM – Sukses terpilih menjadi PT (Perguruan Tinggi) dengan 21 MK (mata kuliah) unggulan, Rektor IKIP Budi Utomo Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, memberikan apresiasi.

“Ini jumlah yang sangat banyak dibandingkan dengan kampus lain. Hal ini menunjukkan, walaupun pembiayaan kuliah di IKIP Budi Utomo murah, namun tetap berkualitas,” tegas
Rektor IKIP Budi Utomo Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si.

Seperti diketahui, mahasiswa, dosen dan mata kuliah unggulan IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, lolos dalam program Kampus Merdeka dan Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI).

Program ini merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa, mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat. Dengan terjun langsung ke dunia kerja, sebagai persiapan karier masa depan.

Program terpilih tersebut diantaranya Kurikulum MBKM, Kampus Mengajar Angkatan 2, Dosen Pembimbing Kampus dan Mengajar Angkatan 2.

Selain itu juga Studi/Proyek Independen Bersertifikat menjadi Eksportir Baru 4.0, Dosen Modul Nusantara, Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 1, dosen Pengampu Mata Kuliah Unggulan Terpilih Angkatan 1 dan Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI).

Rektor IKIP Budi Utomo Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, mengatakan, Selain program tersebut, IKIP Budi Utomo Malang juga terpilih sebagai Perguruan Tinggi, dengan 21 MK (mata kuliah) Unggulan Kampus terpilih, dalam program pertukaran mahasiswa kampus merdeka.

Sebagai informasi tambahan, dalam program ini, mahasiswa akan mengikuti perkuliahan secara daring dan luring.

“Perkuliahan daring 21 mata kuliah unggulan IKIP Budi Utomo yang terpilih, akan diikuti oleh 250 lebih mahasiswa dari kampus lain secara daring. Sedangkan Perkuliahan luring (kondisional) diikuti 40 mahasiswa dari kampus lain, yang kuliah secara reguler di IKIP Budi Utomo dengan mematuhi prokes secara ketat. Interaksi pembelajaran secara daring dilakukan secara sinkron (synchronous) dan asinkron (asynchronous),” tegas Dr. Nurcholis.

“Diterimanya IKIP Budi Utomo Malang dalam program ini merupakan loncatan, tantangan, sekaligus prestasi luar biasa bagi civitas akademika. Sebagai kampus pencetak guru, kampus ini juga ikut andil dalam program kampus merdeka yang menjadi misi Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi,” tandasnya.

Paket kebijakan Kampus Merdeka ini, merupakan rangkaian kebijakan untuk perguruan tinggi sebagai langkah awal untuk melepaskan belenggu di tingkat perguruan tinggi, agar lebih mudah bergerak.

“Semoga kepercayaan publik ini, semakin menambah kepercayaan calon mahasiswa baru, untuk kuliah di IKIP Budi Utomo Malang. Selamat dan sukses kepada mahasiswa dan dosen yang terpilih, dalam menjalankan tugas mulia ini,” pungkas Nurcholis. (*/had)