Suku Tengger Gelar Yadya Kasada 2021 dengan Protokol COVID-19

Foto: Upacara Yadya Kasada. (ist)

BACAMALANG.COM – Warga Suku Tengger tetap menggelar perayaan Yadnya Kasada yang dijadwalkan pada 24-26 Juni 2021 di Gunung Bromo. Perayaan ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan dan hanya diikuti oleh masyarakat Tengger setempat, tanpa ada wisatawan karena dampak pandemi COVID-19 semakin menyebar luas.

Supayadi alias Kadik, Dukun Adat Desa Wonokitri Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan mengatakan, perayaan Yadnya Kasada pada tahun 2021 memang sedikit berbeda dengan sebelumnya karena tahun ini upacara sakral hanya diikuti oleh Suku Tengger.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga mendukung kesuksesan pelaksanaan Yadnya Kasada tersebut, walaupun hanya akan diikuti oleh masyarakat suku Tengger,” ungkapnya.

Untuk memperlancar berlangsungnya perayaan, ada beberapa titik poin pemeriksaan. Yakni terutama di pintu masuk Kecamatan Tosari dari arah Malang di Desa Ngadirejo, dan dari arah Pasuruan Kota di Desa Baledono.

Pemeriksaan ini dikomando langsung oleh pihak Kepolisian dan TNI setempat, dengan dibantu relawan antar umat beragama seperti Replika, Banser, dan Pecalang. “Sehingga akses masuk untuk kawasan Bromo steril dari masyarakat selain Suku Tengger,” tuturnya.

Ritual dengan memperhatikan kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini merupakan bentuk komitmen untuk memutus mata rantai penyebarannya. Tak lupa, ia pun meminta maaf karena tidak menerima kunjungan tamu lokal maupun nasional, bahkan internasional.

“Padahal seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu tujuan berwisata di kawasan Gunung Bromo adalah melihat ritual Yadnya Kasada,” pungkasnya.

Mewakili umat Hindu Tengger, pihaknya tetap mohon doa restu dan tentunya dukungan agar pelaksanaan ritual Yadnya Kasada dapat berjalan dengan baik.

“Dan dukungannya untuk tidak hadir dan tidak melihat dari dekat terkait dengan ritual tersebut. Hal ini karena pertimbangan masih dalam kondisi COVID-19 yang sedang mewabah, khususnya di Kabupaten Pasuruan,” tuturnya.

Untuk diketahui, ritual Yadnya Kasada ini akan diikuti oleh masyarakat Tengger di 4 wilayah meliputi Pasuruan, Probolinggo, Malang dan Lumajang. (nes/red)