Sutiaji Sebut Tidak Melarang Berjualan Takjil, Asalkan Patuhi SE

Foto: Wali Kota Malang, Sutiaji. (ist)

BACAMALANG.COM – Wali Kota Malang menyebut pihaknya tidak melarang berjualan takjil saat Ramadhan, asalkan mematuhi Surat Edaran (SE).

“Saya tidak melarang berjualan di tepi jalan asal memenuhi SE. Karena berjualan itu kan ada pembeli. Yang tidak boleh adalah di bahu jalan yang akan membawa, kerancuan, dan keruwetan lalu lintas, ” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji melalui Instagram, Selasa (13/4).

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperbolehkan masyarakat untuk berjualan takjil dan / atau memberikan takjil gratis.

Ketentuan itu pun tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 14 Tahun 2021 Tentang pelaksanaan kegiatan di bulan Ramadhan dan idul Fitri tahun 1442 hijriah dalam tatanan Normal Baru Produktif dan Aman covid-19.

Pemberian izin untuk berjualan takjil ini, dikatakan Sutiaji sebagai bentuk penguatan ekonomi secara perlahan. Meski begitu, Sutiaji mengimbau masyarakat agar tidak lalai dan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat, sebab saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

“Saat ini kami ucapkan ribuan terimakasih masyarakat karena saat ini kita sudah mampu mengontrol dan mengontrol penyebaran, karena Partisipasi masyarakat sudah tertib, karena itu mari kita jaga,” pungkasnya. (adv/had)