BACAMALANG.COM – Upaya membangun generasi yang siap menghadapi situasi darurat dan bencana terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang. Salah satunya melalui pendampingan Pelatihan Safety Day Out (Sadot) bagi mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Program Sarjana Universitas Kepanjen.
Kegiatan yang digelar di halaman Kantor BPBD Kabupaten Malang, Sabtu (26/9/2026), tersebut diikuti 56 mahasiswa dan 19 pendamping. Para peserta mendapat pembekalan sekaligus praktik lapangan bersama personel Sahabat Tangguh BPBD Kabupaten Malang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan pelatihan tersebut dirancang agar mahasiswa K3 memiliki pengalaman praktis, tidak hanya mengandalkan pemahaman teori yang diperoleh di bangku kuliah.
“Kegiatan ini kami rancang agar mahasiswa K3 tidak hanya paham teori di kelas, tetapi juga mampu praktik langsung manajemen kebencanaan, PPGD, hingga vertical rescue di lapangan,” ujar Purwoto, Minggu (27/9/2026).
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa mendapat materi mengenai pengantar manajemen penanggulangan bencana, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), hingga teknik vertical rescue.
Selain menerima materi, peserta juga diajak mengikuti sejumlah praktik secara langsung. Antusiasme terlihat saat mahasiswa menjalani setiap sesi yang diberikan oleh tim Sahabat Tangguh BPBD.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Malang berharap mahasiswa K3 tidak hanya memiliki kompetensi di bidang keselamatan dan kesehatan kerja, tetapi juga mampu memahami langkah-langkah penanganan kondisi darurat dan kebencanaan.
Ke depan, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen edukasi kebencanaan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Dengan demikian, kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dapat semakin tumbuh di berbagai lapisan masyarakat.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



























































