Takbir Keliling di Kota Malang Dilarang

Foto: Wawali Sofyan Edi Jarwoko saat tes drive E-bike produksi siswa SMK Nasional, Selasa (15/12/2020). (ist)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menegaskan lagi larangan kegiatan takbiran keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal itu disebabkan untuk mencegah penularan virus Covid-19 di masyarakat. “Tidak boleh ada takbiran keliling,” terang Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Rabu (12/5/2021).

Lanjut dia, Pemkot Malang mengizinkan takbiran hanya dilakukan di musala dan masjid. Dia menyarankan, takbiran di tempat ibadah ini masih dapat dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. “Boleh dilakukan (takbiran) di musala dan masjid,” imbuhnya.

Bung Edi menyebut, pihaknya mengantisipasi kegiatan takbiran keliling ini dengan melakukan pengawasan bersama TNI/Polri. “Tentu bagi yang melanggar, kami melakukan penindakan,” tukasnya.

Untuk diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1442 Hijriah/2021 Masehi pada Kamis (13/5/2021). Penetapan ini diambil dalam keputusan sidang isbat Kemenag pada Selasa (11/5/2021) malam.

Kemenag juga mengeluarkan aturan terbaru yang tertuang dalam surat edaran SE no 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi COVID-19.

Salah satu poin dalam SE tersebut adalah masyarakat tidak diperbolehkan melaksanakan takbir keliling yang biasa dilakukan pada penghujung Ramadhan, karena dapat mengundang keramaian dan dikhawatirkan terjadi penularan. (adv/yog)