Tasyakuran dan Uri-uri Budaya Warga Desa Penggrahan Kota Batu di Sumber Mata Air

Caption : Warga Desa Pesanggrahan Kota Batu Slametan Sumber Mata Air. (ist)

BACAMALANG.COM – Kehidupan harmonis terwujud adalah karena alam sekitar dan segala entitas budaya yang melingkupi saling sinkron.

Sebagai bentuk rasa syukur dilakukan tasyakuran dan uri-uri budaya oleh Warga Desa Pesanggrahan Kota Batu dengan slametan sumber mata air
setiap hari Senin Kliwon Bulan Syawal.

“Selamatan sumber mata air diadakan setiap hari Senin Kliwon Bulan Syawal. lni simbol rasa syukur dan uri-uri budaya leluhur,” tegas Ketua Kelompok swadaya Sakura Srebet Timur Desa Pesanggrahan Kota Batu, Yulianto.

Kegiatan ritual ini diadakan setiap tahun. Tujuan mengadakan kegiatan adalah sedekah bumi karena air yang diminum bermanfaat untuk warga RW 07 khususnya dan desa Pesanggrahan pada umumnya.

“Kita bersyukur karena air yang diminum dan digunakan setiap hari bisa bermanfaat untuk kelestarian hidup warga. Dan untuk menjaga konservasi kita tiap bulan datang kesini membawa 1 atau 2 bibit pohon untuk ditanam di sekitar sumber air. Harapannya kayu tumbuh besar, kebutuhan air terjaga, agar sumber air lestari sampai anak dan cucu kita,” pungkasnya. (had)