Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Batu Gelar Operasi

Foto : Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Batu, Iptu Muhammad Suharyanto, saat memimpin operasi di Jalan Sultan Agung, Kota Batu. (Eko)

BACAMALANG – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Batu menggelar operasi dengan tagline “Operasi Sadar Dalam Berlalu lintas”. Operasi tersebut bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan sekaligus juga untuk menertibkan para pengguna jalan, agar mematuhi semua peraturan lalu lintas.

Pada giat operasi ini, sebelumnya dilaksanakan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Dan kali ini digelar di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu, Kota Batu dengan melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) dari Pemerintah Kota Batu, Rabu (12/2/2020).

Menurut Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Batu, Iptu MS Hariyanto, operasi tersebut sengaja digelar untuk meminimalisir terjadinya angka kecelakaan.

“Tujuannya memang untuk mengurangi atau menekan angka kecelakaan yang ada di wilayah Kota Batu. Selain itu juga untuk menyadarkan para pengguna jalan untuk selalu patuh dan tertib dalam berlalu lintas,” kata Haryanto sapaan akrabnya kepada bacamalang.com.

Perwira Polisi ini menjelaskan, selain itu juga untuk menekan angka curanmor yang ada di wilayah hukum Polres Batu.

“Kemarin itu kami (Sat Lantas Polres Batu sudah melaksanakan di Jalan Trunojoyo, dan untuk hari ini dilaksanakan di Jalan Sultan Agung, jadi operasi ini dilakukan hanya dua hari,” terang dia.

Saat disinggung jenis-jenis pelanggaran yang paling banyak, lebih lanjut diungkapkan olehnya.

“Untuk hari ini pelanggaran yang paling banyak sejauh ini hanya kelengkapan berkendara, seperti SIM dan STNK serta helm harus berstandart SNI,” ungkapnya.

Hariyanto juga mengimbau kepada para pengguna jalan, agar selalu sadar dan patuh dalam berlalu lintas. Dan juga jangan sampai terlambat untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

“Ya, kami mengimbau agar para pengendara baik R2 maupun R4 untuk selalu mentaati semua peraturan lalau lintas. Selain itu, jangan lupa membawa perlengkapan lainnya seperti surat-surat, SIM maupun STNK. Semoga dengan operasi ini para pengguna jalan sadar akan pentingnya berlalu lintas,” imbau dia.

Sementara itu, Yanto (37) salah satu pengendara sepeda motor yang melanggar terlihat hanya bisa pasrah, ketika Polantas menilangnya.

“Saya nggak tau mas kalau ada cegatan (operasi), ini tadi terburu-buru habis dari pasar dan meminjam sepeda motor teman. Saya lupa tidak membawa SIM, jadi ya kena tilang,” pungkas bapak dengan dua anak ini sembari tertunduk lesu. (Eko)