Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM) PNM di Lowokwaru Malang

Foto: Temu usaha nasabah mekaar. (ist)

BACAMALANG.COM – Pendampingan dan pelatihan keuangan bagi pelaku UMKM sangat penting untuk kemajuan usaha. Hal tersebut bertujuan agar produksi tetap stabil dan produktif.

PT Permodalan Nasional Madani atau PNM menggelar pelatihan Temu Usaha Nasabah Mekaar (TUNM) menggelar pelatihan dengan tema “Pelatihan Manajemen Keuangan yang Cerdas Bagi UMKM” di Kantor Kecamatan Lowowaru, Malang, Jawa Timur (22/10/2021).

Kegiatan TUNM dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bentuk kegiatan yang diselenggarakan untuk nasabah PNM Mekaar dibuka dengan sambutan dari Pimpinan Cabang PNM Malang, Anang Fatkhur Rochman, dan Camat Lowokwaru, Joao Maria Gomes De Carvalho, SIP., dilanjutkan dengan PKM Bermakna yang dilakukan oleh Account Officer PNM, pencairan kelompok nasabah PNM Mekaar cabang Lowokwaru, serta motivasi dan arahan yang menghadirkan narasumber Ir. Andreas Eddy Susetyo, M.M selaku anggota DPR RI Komisi XI dan Fitri Rahmawari selaku perwakilan dari PEAC Bromo.

Pimpinan Cabang PNM Malang, Anang Fatkhur Rochma menjelaskan bahwa tujuan diadakan Temu Usaha Nasabah Mekaar tatap muka kali ini agar nasabah mendapatkan ilmu dan pelatihan manajemen keuangan untuk meningkatkan usaha para nasabah PNM Mekaar serta meningkatkan hubungan baik antara PNM dengan nasabah.

“Pelatihan ini dihadiri oleh 30 ibu-ibu nasabah PNM Mekaar Cabang Lowokwaru Area Malang 8, Region Malang,” tuturnya.

Ia menjelaskan hingga 1 Oktober 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 91,93 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,8 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.675 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.006 Kecamatan.

Andreas Eddy Susetyo, M.M selaku anggota DPR RI Komisi XI menambahkan bahwa dengan permodalan ini bisa mendukung penguatan ekonomi nasional yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo.

“Semoga bantuan permodalan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk menggerakan ekonomi kita yang terkena dampak covid 19,” pungkasnya.