UNIRA Peduli, Sebar Bantuan Gempa Malang

Caption: UNIRA Malang PEDULI santuni korban gempa. (ist)

BACAMALANG.COM – Natural disaster berupa gempa bumi yang terjadi di Kawasan pantai selatan pulau Jawa baru-baru ini menyisakan duka yang cukup mendalam bagi para korban.

Titik gempa yang berada di Kawasan laut Kabupaten Malang telah memberi dampak pada kerusakan beberapa bangunan rumah warga, sekolah, dan gedung perkantoran lainnya.

Namun sesungguhnya, dampak yang dirasakan oleh warga tidak hanya berhenti pada kerusakan fisik bangunan atau rumah saja, namun pada sisi psikologis juga menyisakan trauma yang cukup mendalam sebagai akibat dari gempa bermagnitudo 6,1 SR tersebut.

Untuk itu, Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang turut serta dalam upaya-upaya mengurangi beban yang saat ini tengah dirasakan oleh saudara-saudara kita terutama di kawasan Desa Tirtoyudo Kabupaten Malang.

Dengan menggandeng organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama’ Kabupaten Malang, sivitas UNIRA Malang menggelar kegiatan berupa : Santunan parcel lebaran, Trauma Healing, Buka bersama dan Ceramah Keagamaan.

Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu 24 april 2021 di desa Tirtoyudo mulai pukul 10:00 – 18:30 WIB. Kegiatan diawali dengan kerja bakti membantu warga desa dalam membersihkan sisa-sisa dampak gempa, dilanjutkan dengan pelaksanaan trauma healing yang akan dilakukan oleh program studi Psikologi terhadap anak-anak dan masyarakat terdampak gempa.

Dilanjutkan pembagian parcel lebaran, kemudian diakhiri dengan buka bersama serta ceramah keagamaan. “Melalui kegiatan “UNIRA Peduli” ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban ekonomi yang tengah dialami warga terdampak, namun lebih dari itu trauma yang dialami juga dapat dikurangi secara signifikan melalui kegiatan trauma healing,” tandas Ketua Senat UNIRA Dr.KH. Romadhon Chotib, M.H.

Selain tanggal 24 April 2021, UNIRA juga sudah melakukan kegiatan serupa pada 15 April 2021. Secara istimewa dalam kegiatan Sabtu (24/4/2021) mantan menteri (Mendikbud) RI, Prof. M. Nuh turut mendatangi lokasi terdampak bencana gempa. (*/had)