Walikota Malang Imbau Sholat Idul Fitri di Wilayah Masing-Masing dengan Prokes Ketat

Foto: Walikota Malang Sutiaji. (ist)

BACAMALANG.COMWalikota Malang Drs H Sutiaji mengimbau masyarakat kota Malang untuk menjalakan ibadah Sholat Idul Fitri 1422 H di wilayahnya masing-masing. Kendati demikian, Sutiaji berpesan agar protokol kesehatan semakin diperketat untuk mengantisipasi timbulnya penyebaran Covid-19 klaster baru.

“Sholat Ied di tempat-tempat ibadah terdekat dan menghindari bersalaman-salaman. Sudah saya pakai handsanitizer misalnya, tapi tetap dianjurkan tidak bersalam-salaman,” terang pria asal Lamongan ini, Senin (10/5/2021).

Berdasarkan Surat Edaran (SE) walikota Malang No 21 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Ibadah Salat Idul Fitri tahun 1442 H tahun 2021 dalam Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 menyatakan bahwa selain penyediaan fasilitas protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga diatur hal lainnya. “Atas dasar itu, maka kami mengijinkan pelaksanaan sholat Idul Fitri dengan catatan protokol kesehatannya diperketat,” jelasnya.

Proses Sholat Idul Fitri ini juga diatur dengan melibatkan berbagai unsur organisasi keagamaan. Pengaturan penatalaksaannya meliputi penataan shaf sholat, aturan yang mewajibkan setiap jamaah untuk membawa alat sholat dari rumah, datang ke lokasi dalam keadaan suci (sudah  berwudlu), hingga pengaturan tentang pembubaran setelah salat berjamaah agar tidak terjadi kerumunan. 

“Bagaimana protokol pelaksanaannya, tetap shaf akan ditata. Lalu, sudah pakai air wudu dari rumah sudah suci. Harus pakai alas sholat sendiri, alas kakinya tidak boleh ditempatkan sembarangan harus diamankan masing-masing, sehingga tidak terjadi kerumunan dan  ketika pulang tidak boleh ada kerumunan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Idul Fitri 1442 H diperkirakan akan jatuh pada tanggal 13-14 Mei 2021. Saat ini kota Malang tercatat memiliki 4132 RT dengan zona hijau dan 141 RT dengan zona kuning. (adv/lis/yog)