Warga Kampung DX Patmanam Dinoyo Bersyukur, Lakukan Pembagian 86 Paket Sembako

Caption : Pembagian sembako di Kampung Tangguh Semeru DX Patmanam Dinoyo Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Warga Kampung Tangguh Semeru (KTS) Dinoyo X 4,5,6 (Patmanam) Kota Malang merasa bersyukur dan berterima kasih atas adanya pembagian sembak, Minggu (14/3/2021).

Salah seorang warga Sumarni (janda sepuh, red.) yang mempunyai kost dengan 3 kamar mengatakan dirinya berterima kasih atas pemberian paket Sembako. “Terimakasih karena kondisi pandemi Covid-19 ini penghasilan saya sangat berkurang,” tutur Sumarni.

Sementara itu, warga lainnya Ny Aji, seorang Ibu rumah tangga yang suaminya sopir serabutan mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi keluarganya. “Alhamdulillah bantuan ini bermanfaat sekali bagi Kami,” urai Ny. Aji.

Pada kesempatan yang sama, Kordinator peduli lingkungan di wilayah DX Patmanam, Hadi Mustofa, menjelaskan, Pandemi Covid berdampak pada warga Kota Malang yang mengalami PHK, dan penghasilan yang merosot.

“Kami senang dan bersyukur bisa menjalankan semprot disinfektan rutin dan pembagian sembako kepada warga,” terangnya.

Ia mengungkapkan, ke depan berharap warga semakin disiplin menjaga kebersihan lingkungan.

“Semoga warga lebih disiplin lagi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dan dengan adanya ini juga semoga pemerintah lebih membuka mata lagi dalam memberikan bantuan kepada warga yang terdampak langsung oleh COVID 19. Kalau dari Kami akan tetap Istiqomah dan konsisten menjalankan misi sosial ini,” tegas Hadi Mustofa.

Penghasilan drop

Sekilas informasi, sebanyak 86 paket sembako sukses didistribusikan kepada warga. Paket sembako terdiri dari : beras 2,5 kg, kecap 1 botol, mie instan 3 buah, dan minyak goreng 1 botol.

Hadi mengatakan, sebagian warga kampung mempunyai pekerjaan sebagai penjual makanan, sopir, tukang kuli bangunan.

“Otomatis bagi penjual makanan mengalami penurunan penghasilan dikarenakan pembatasan waktu berjualan. Sebagian malah tidak jualan lagi ditempatnya dan lebih memilih usaha dari rumah,” tutup Had Mustofa (had)