Warga Kota Malang Akan Dapat Vaksinasi Dosis Ketiga Mulai Senin Pekan Depan

Mantan Wakil Wali Kota Malang, Sutrisno yang mewakili lansia, saat menjadi peserta pertama dalam Pencanangan Vaksinasi Dosis Ketiga (Booster) Bagi Masyarakat Kota Malang di Aula Bersama Lantai 4 Mini Block Office Balaikota Malang, Kamis (13/1/2022). Warga Kota Malang akan mendapat vaksinasi ini mulai Senin pekan depan (ned)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan melaksanakan vaksinasi dosis ketiga (booster) untuk masyarakat umum mulai Senin, (17/1/2022) pekan depan.


Hal ini diungkapkan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, usai membuka Pencanangan Vaksinasi Dosis Ketiga (Booster) Bagi Masyarakat Kota Malang di Aula Bersama Lantai 4 Mini Block Office Balaikota Malang, Kamis (13/1/2022).


“Kita belum tahu kapan pandemi ini berakhir, maka booster ini diperlukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan yang sudah ada dari vaksin satu dan vaksin dua, serta memperpanjang masa perlindungan, sehingga nanti herd immunity terbangun dengan baik,” jelasnya.


Sutiaji menegaskan bahwa vaksin booster ini diberikan kepada masyarakat Kota Malang secara gratis. Ia memastikan Dinkes Kota Malang akan mengupayakan ketersediaan dosis vaksin booster agar cukup diberikan kepada masyarakat.


“Saat ini tersedia 60 ribu – 70 ribu dosis jenis Pfizer dan AstraZeneca” imbuhnya.


Sutiaji berpesan agar masyarakat menggunakan kesempatan untuk mengikuti vaksinasi ini.


“Karena tidak semua daerah boleh melakukan booster, yang boleh hanya yang capaian vaksin pertama 70 persen dan capaian vaksin kedua di angka 60 persen, sementara Kota Malang menjadi salah satu daerah yang telah diperkenankan melaksanakan vaksinasi booster.“ paparnya.


Meski demikian Sutiaji berpesan kepada masyarakat agar berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.


“Jadi kalau sudah mendapat booster, jangan lalu tidak pakai masker, abai protokol kesehatan dan cuci tangan, serta berkerumun seenaknya. Booster ini penting karena menjadi salah satu upaya agar kita terhindar dari Covid-19,” tandasnya.


Sebagai langkah awal, Pemkot Malang memulai program vaksinasi dosis ketiga atau vaksinasi booster ini kepada 50 warga lanjut usia (lansia) Kota Malang. Mantan Wakil Wali Kota Malang, Sutrisno yang menjadi peserta pertama dalam pencanangan ini mengaku tidak merasa sakit saat divaksin.
“Entah kenapa, bagi saya kok lebih terasa yang pertama, yang ketiga ini tidak terasa sakit,” ungkapnya.


Oleh karena itu Sutrisno mengimbau kepada warga, termasuk para lansia tidak ragu dan segera ikut vaksin booster agar lebih menjaga kesehatan di masa pandemi yang belum berakhir ini.


Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menjelaskan bahwa pelaksanaan booster pada Januari ini akan menprioritaskan lansia dan masyarakat rentan.


“Vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat yang akan dimulai pada Senin depan, dan vaksin ini akan didistribusikan melalui faskes-faskes yang berwenang di berbagai lokasi, lewat 16 puskesmas, 20 rumah sakit, dan 45 klinik,” tutupnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Komandan Kodim 0833 Letkol Arm. Ferdian Primadhona serta perwakilan Forkopimda Kota Malang, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso. Selain Sutrisno, hadir pula mantan Sekda Kota Malang, Wasto dan Hadi Santoso sebagai peserta vaksinasi booster tersebut. (ned)