Wisuda Unikama Tahun Ini Akan Berbeda, Begini Penjelasannya

Ketua Pantia Pelaksana Wisuda Dr. Maris Kurniawati (kiri), Wakil Rektor I Dr. Sudi Dul Aji, M.Si. (tengah), dan Kepala Humas Retno Wulandari, M.Sa., Akt., ACPAI (kanan). (Foto: Wahyu)

BACAMALANG.COM – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang akan kembali melangsungkan wisuda pada Sabtu (22/5/2021) besok. Prosesi ini merupakan yang kedua kalinya digelar dalam masa pandemi.

“Besok akan melaksanakan wisuda semester ganjil tahun 2020/2021 secara daring. Jadi yang biasanya kita lakukan secara offline, sudah dua kali wisuda ini kita lakukan secara online, karena kondisinya masih kondisi pandemi” tutur Kepala Humas Unikama, Retno Wulandari, M.Sa., Akt., ACPAI.

Dipaparkan Retno, acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini tetap menerapkan protokol kesehatan. “Mengenai pengukuhan dalam online, secara sistem online ada prosesi yang akan dipandu bersama rektor dan dekan, dan itu nanti ada prosesi pengukuhan dan mahasiswa akan dipandu untuk di kukuhkan.” tandasnya.

Ketua Panitia Pelaksana Wisuda, Dr. Maris Kurniawati menambahkan, prosesi Wisuda sarjana dan pasca sarjana untuk semester ganjil 2020/2021 ini akan disiarkan melalui platform Zoom. Diikuti sebayak 439 peserta wisuda dengan didalamnya 7 peserta peringkat tertinggi program sarjana jenjang strata 1 dan 1 peserta peringkat tertinggi program pascasarjana jenjang strata 2.

Pada tahun ini, lanjut dia, tema yang diusung adalah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Quo Vadis pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia, yang saat ini sedang di galakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Nah saat ini MBKM ini relatif baru di negeri kita ini, sehingga kita mengangkat tema tersebut dan juga ada sesi acara orasi ilmiah yang ada dalam salah satu acara dalam prosesi wisuda nanti itu yang akan di sampaikan langsung oleh Prof Eko Indrajit dari pengurus besar PGRI pusat.” terangnya.

Selain itu, ada juga launching book chapter yaitu kumpulan karya dari beberapa penulis. Hadir penulis tamu seperti Prof Eko Indrajit, kemudian dari LLDIKTI dan dari kampus lain, serta juga ada dari internal kampus sendiri.

“Book Chapter itu ada kumpulan-kumpulan dari beberapa penulis yang kita beri tema, yang bertemakan Ideologi Sains dalam Implementasi Aplikasi Pembelajaran, dan kemudian kita tawarkan kepada para penulis, dan ada beberapa yang masuk, kalau tidak salah kemarin ada 30 penulis yang akan memasukan naskahnya,” ungkap Wakil Rektor I, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si.

Dalam kesempatan ini, Sudi Dul Aji juga menerangkan mengenai sistem perkuliahan semester depan yakni menggunakan dua skenario blended learning, ada campuran antara luring dan daring. Sehingga memungkinkan tetap protokol kesehatan terjaga, namun proses pembelajaran tetap bisa berjalan.

“Dengan wisuda daring ini, harapannya semua mahasiswa segera bisa lulus mendapatkan ijazah tepat waktu, supaya bisa pada masa pandemi tetap bisa memanfaatkan lulusannya. Itu yang penting dan kita harus lakukan wisuda daring ini, walaupun memang banyak permintaan wisuda luring juga tetapi kami masih belum berani untuk mengambil resiko dengan wisuda luring itu,” pungkasnya. (why)