WPA Turen Gelar MRAN, Sholat Gerhana Bulan dan Doa Bersama

Caption ; Kegiatan WPA Turen sholat gerhana bulan dan renungan AIDS. (ist)

BACAMALANG.COM – Bulan Mei identik dengan kegiatan Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) yang sebagian besar diperingati oleh Komunitas Peduli AIDS se-Indonesia dalam rangka mengingatkan kita semua bahwa dampak dan akibat perilaku negatif sehingga menyebabkan penularan HIV-AIDS secarra massif.

Situasi Pandemi Covid-19 dan masih adanya stigma diskriminasi masyarakat terhadap Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) dan Waria menjadi hambatan dalam upaya menurunkan prevalensi HIV-AIDS dengan deteksi dini melalui pemeriksaan tes HIV. ODHA dan Waria yang identik dengan orang-orang nakal dianggap masyarakat aib dan sampah ditengah-tengah masyarakat.

Hal ini tidak berlaku bagi Warga Peduli AIDS (WPA) Cahaya Care Turen, Kabupaten Malang, kelompok yang menaungi dan membina ODHA dan para Waria di wilayah kecamatan Turen dan sekitarnya.

Warga Peduli AIDS (WPA) Kecamatan Turen menyelenggarakan acara Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) 2021 sekaligus Sholat Gerhana Bulan secara berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan pada Hari Rabu, 26 Mei 2021.

“Peringatan MRAN 2021 ini menekankan perlunya orang dengan HIV-AIDS (ODHA) maupun yang terdampak baik keluarga maupun para kader WPA untuk selalu bergandengan tangan, merenungkan masa lalu reflektif diri serta mensyukuri kehidupan yang begitu berharga dan dapat bermanfaat terhadap sesama,” tutur Ketua WPA Turen Tri Nurhudi Sasono ,M.Kep.
.
Sementara itu, Mochamad Abdurrohman koordinator kelompok 6 Mahasiswa Diploma Keperawatan STIKes Kepanjen yang sedang Praktik Pembangunan Kesehatan Masyarakat di Desa Talok mengatakan adanya kegiatan ini mengingatkan kita tentang pentingnya solidaritas dan kebersamaan dalam melawan HIV-AIDS sekaligus beradaptasi dalam kondisi New Normal Pandemi.

“Kegiatan MRAN tahun 2021 masih ditengah situasi pandemi covid-19 ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya solidaritas dan kebersamaan dalam melawan HIV-AIDS sekaligus beradaptasi dalam kondisi New Normal Pandemi,” terang Mochamad Abdurrohman koordinator kelompok 6 Mahasiswa Diploma Keperawatan STIKes Kepanjen.

Kegiatan Malam Renungan AIDS 2021 mengangkat tema : “Solidaritas dan Kerjasama melawan Pandemi Covid-19 dan HIV-AIDS”. Bentuk kegiatannya disinergikan dengan momentum kejadian fenomena alam Gerhana Bulan yang diawali dengan sholat sunnah berjamaah di shelter rumah singgah WPA Talok-Turen, Renungan AIDS dan Doa Bersama mendoakan sahabat ODHA yang telah meninggal dunia, yang sedang sakit maupun seluruh keluarga besar WPA Turen untuk selalu diberikan kesehatan keselamatan meskipun di tengah situasi pandemi Covid-19 maupun kasus HIV-AIDS yang masih tinggi. (had)