BACAMALANG.COM – Sebagai bagian dari penguatan Tridarma Perguruan Tinggi melalui sinergi akademik dan sosial lintas negara, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB) menjalin kolaborasi internasional dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, (5-7/2/2026).
Kolaborasi pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui dua program utama. Program pertama menyasar masyarakat wilayah pesisir yang dilaksanakan di Desa Sitiarjo, Kabupaten Malang, serta Kampung Sungai Liyas, Malaysia. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesadaran kesehatan gigi dan mulut melalui pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan lingkungan setempat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan lintas disiplin ilmu, antara lain bidang gizi, farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Dari aspek kesehatan gigi dan mulut, dilakukan skrining terhadap berbagai permasalahan gigi, yang selanjutnya akan ditangani oleh dokter gigi sesuai kompetensi apabila ditemukan keluhan dengan tingkat keparahan tertentu.
Program pengabdian masyarakat kedua ditujukan kepada masyarakat berkebutuhan khusus dan dilaksanakan bersama Negeri Sembilan Association of the Deaf (NESDA) di wilayah Negeri Sembilan, Malaysia. Program ini menitikberatkan pada pendekatan komunikasi yang inklusif dan empatik dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut, sebagai wujud komitmen terhadap akses layanan kesehatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini turut melibatkan mahasiswa dari kedua institusi. Dari FKG UB, mahasiswa yang terlibat antara lain Ganis Calya Dahayu, Efraim Kevin Putera Pratama, Muhammad Brian Foster, dan Ilham Fikri Hamdani. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memperkaya pengalaman akademik, meningkatkan kepekaan sosial, memperkuat kompetensi global, serta membangun jejaring internasional antar mahasiswa kedokteran gigi.
Koordinasi kegiatan dari FKG UB dipimpin langsung oleh Dekan FKG UB, Dr. drg. Yuanita Lely Rachmawati, M.Kes., sementara dari pihak FKG UKM diketuai oleh Assoc. Prof. Dr. Tanti Irawati Rosli dan Dr. Nor Atika Md Ashar.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menghasilkan luaran penelitian serta pengabdian masyarakat yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan gigi dan mulut, baik di Indonesia maupun Malaysia,” ungkap Dr. drg. Yuanita Lely Rachmawati, M.Kes.
Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDGs 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW




















































