Puding MBG Ditemukan Berbelatung, Wali Murid di Lowokwaru Desak Operasional Dihentikan Sementara - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 3 Mar 2026 19:33 WIB ·

Puding MBG Ditemukan Berbelatung, Wali Murid di Lowokwaru Desak Operasional Dihentikan Sementara


 Menu MBG yang dibagikan. (ilustrasi) Perbesar

Menu MBG yang dibagikan. (ilustrasi)

BACAMALANG.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang kembali menjadi sorotan. Kali ini, wali murid di salah satu SD Negeri di wilayah Kecamatan Lowokwaru menemukan puding stroberi yang diduga mengandung belatung dalam paket menu MBG yang dibagikan kepada siswa, Selasa (3/3/2026).

Temuan tersebut sontak memicu kekhawatiran para orang tua. Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengaku awalnya menerima pesan pribadi dari wali murid lain yang mengabarkan adanya belatung di dalam puding.

“Awalnya ada wali murid yang mengirim pesan kepada saya dan bilang kalau pudingnya ada belatung. Setelah saya cek, ternyata benar,” ujarnya.

Ia menambahkan, temuan itu tidak hanya terjadi di satu kelas, melainkan dilaporkan juga ditemukan di beberapa kelas lainnya, termasuk kelas 3 dan kelas 6.

“Bukan hanya satu kelas saja. Banyak orang tua yang mengeluhkan hal yang sama,” jelasnya.

Menurutnya, belatung terlihat berada di dalam puding stroberi yang tampak keruh. Ia menduga bahan baku buah stroberi yang digunakan tidak dibersihkan secara maksimal sebelum diolah.

“Sepertinya buahnya kurang bersih saat dicuci. Dari tampilannya memang terlihat kurang higienis,” imbuhnya.

Video yang beredar di kalangan wali murid juga memperlihatkan kondisi puding yang diduga terdapat belatung di dalamnya.

Menanggapi kejadian itu, pihak sekolah disebut langsung bergerak cepat. Melalui grup WhatsApp wali murid, sekolah mengimbau agar puding stroberi tersebut tidak dikonsumsi dan segera dibuang karena dinilai tidak layak santap.

“Sekolah sudah menginformasikan agar menu puding itu dibuang dan tidak dimakan,” terangnya.

Diketahui, menu tersebut merupakan bagian dari program MBG yang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lowokwaru Tulusrejo 2 yang berlokasi di Jalan Cengger Ayam, Kota Malang.

Atas kejadian ini, para wali murid meminta pihak penyedia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan dan distribusi makanan. Bahkan, sebagian orang tua mendesak agar operasional dihentikan sementara hingga standar kebersihan dan keamanan pangan benar-benar terjamin.

“Kalau kondisinya seperti ini, lebih baik dihentikan dulu sampai benar-benar aman. Kasihan anak-anak kalau sampai terjadi sesuatu,” pungkasnya.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Semangat Ramadan, Alumni UIBU Perkuat Solidaritas dan Ulurkan Bantuan untuk Aceh

3 Maret 2026 - 18:55 WIB

Kuasa Hukum Hadirkan Lima Saksi Ahli, Bantah Seluruh Konstruksi Dakwaan Jaksa dalam Dugaan Korupsi Lahan Polinema

3 Maret 2026 - 13:13 WIB

SEO di Era AI dan Zero-Click Search: Mengapa Strategi Jangka Panjang Lebih Penting dari Sekadar Ranking

3 Maret 2026 - 09:41 WIB

Aktivis GMNI Kutuk Serangan AS–Israel ke Iran, Nilai Langgar Hukum Internasional

3 Maret 2026 - 04:03 WIB

Di Tengah Disrupsi Informasi, Penajatim.com Hadir Usung Jurnalisme Berkualitas dan Berintegritas

3 Maret 2026 - 01:25 WIB

Menilai Kebutuhan Jasa Detektif Profesional di Era Digital: Antara Bukti, Privasi, dan Kepastian Hukum

2 Maret 2026 - 10:17 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !