BACAMALANG.COM — Organisasi profesi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang menyalurkan bantuan donasi bagi para pelajar terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Kamis (12/2/2026). Bantuan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi melalui pendistribusian paket makan siang dan susu kepada puluhan siswa SDN Supiturang 02 yang terdampak erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa itu pada 19 November 2025 lalu.
Setelah sempat bertahan dalam kondisi tidak kondusif di tenda darurat akibat bangunan sekolah yang rusak diterjang lahar dingin Semeru, kini puluhan siswa tersebut menjalani kegiatan belajar dengan menumpang di gedung MI Roudlotul Ulum.
Ketua PFI Malang, Darmono, menyampaikan bahwa bantuan asupan bergizi berupa paket nasi dan susu bertujuan meringankan beban para korban, mengingat masih ada sekitar 70 siswa yang bertahan bersekolah di lokasi tersebut.
“Mereka belum tersentuh dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti sekolah lain di wilayah sekitar. Hal ini yang memotivasi kami untuk segera menyalurkan bantuan,” ungkapnya di sela kegiatan.
Darmono menambahkan, selain menjalankan tugas peliputan dan penyebaran informasi visual pascabencana, pihaknya juga berkomitmen aktif dalam penggalangan donasi agar semangat belajar para siswa tetap terjaga.
“Kegiatan donasi berupa makan siang dan susu selama beberapa hari ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban korban erupsi Semeru, khususnya siswa SDN Supiturang 02. Kami juga terus membantu menggalang donasi agar mereka tetap semangat menempuh pendidikan di tengah keterbatasan,” terang fotografer salah satu media cetak di Malang ini.

Foto bersama dengan guru dan siswa SDN Supiturang 02 yang menumpang belajar di MI Roudlotul Ulum, Desa Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Kamis (12/2/2026). (Dok PFI Malang)
Guru kelas VI SDN Supiturang 02, Ahmad Soim, sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada para siswa, yang menurutnya dapat membangkitkan semangat belajar mereka.
“Bantuan ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para murid yang tetap gigih menuntut ilmu, meski banyak teman mereka telah berpindah sekolah mengikuti orang tua ke lokasi relokasi hunian tetap (Huntap) di Sumbermujur maupun wilayah lainnya,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Darmono turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam misi kemanusiaan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu kegiatan ini, antara lain Local Preneur Indonesia, Ketua DPRD Kota Malang, Rektor Unikama, ADM Perhutani KPH Malang, para donatur, serta rekan-rekan anggota PFI Malang,” ucapnya mengakhiri.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW




















































